Kritisi Lonjakan Klaster Perkantoran, Ketum Fraksi NasDem DKI Minta Pekerja Tidak Lengah

Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino memberikan statement mendukung yayasan dari kaum disabilitas

Jakarta, innews.co.id – Lonjakan penularan Covid-19 di perkantoran Jakarta lebih diakibatkan kelengahan para pekerja.

Dilaporkan dalam satu pekan terakhir, telah terjadi klaster perkantoran, dimana angka positif naik dua kali lipat. Berdasarkan catatan Pemprov DKI Jakarta, pada periode 12-18 April 2021 jumlah kasus positif di perkantoran menjadi 425 kasus di 177 kantor. Padahal pekan sebelumnya hanya 157 kasus positif di 78 perkantoran.

“Seseorang yang sudah divaksin bukan berarti sudah bisa terbebas dari ancaman Covid-19. Protokol kesehatan harus tetap dijalankan. Jangan lengah!” kata Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, dalam siaran persnya yang diterima innews, Rabu (28/4/2021).

Dengan tegas Wibi meminta, jangan ada kelonggaran dalam menerapkan protokol kesehatan. “Jangan merasa tubuh sudah kebal, dan bisa terbebas dari ancaman Covid-19, kalau kita sendiri tidak menjalankan protokol kesehatan,” kata Wibi lagi.

Wibi mengatakan, meski dirinya telah dua kali divaksin, namun masih tetap ekstra hati-hati dan tidak abai akan protokol kesehatan. Sebab dirinya sadar betul jika virus akan tetap ada.

“Masker tidak pernah lepas ketika saya berada di luar, dan bertemu orang. Bahkan hand sanitizer selalu ada di saku celana saya,” tukasnya.

Menurutnya, lonjakan klaster perkantoran lebih diakibatkan kelengahan dari sebagian masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Juga euforia setelah pemberian vaksin yang diyakini bisa membuat diri aman dari virus.

“Tetap terapakan 3M. Jangan mentang-mentang sudah divaksin lalu kita merasa kebal. Kesehatan diri kita ditentukan oleh kita sendiri,” tegas Wibi. (RN)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan