Muhammad Kadafi, SH., MH., Pimpinan Law Firm Kadafi & Partners

Jakarta, innews.co.id – Maraknya bermunculan kasus mafia tanah menjadi perhatian besar Law Firm Kadafi & Partners. Mengaku prihatin, Muhammad Kadafi, SH., MH., Pimpinan Law Firm Kadafi & Partners menyatakan siap membantu masyarakat yang menjadi korban mafia tanah.

“Kasus mafia tanah bukan barang baru di negeri ini. Kalau pun akhir-akhir ini kian marak bermunculan, ini menjadi salah satu komitmen Pemerintahan Jokowi untuk memberantas sampai ke akarnya. Dalam hal ini, Law Firm Kadafi & Partners akan siap membantu,” ujar Kadafi kepada innews, di Jakarta, Jum’at (14/1/2022).

Dia mengatakan, butuh extra effort (upaya ekstra) dalam mengatasi persoalan mafia tanah. Sebab, ini sudah mengakar dan melibatkan banyak pihak, tidak hanya ASN, tapi juga lingkaran yang berkaitan dengan itu. “Untuk memerangi mafia tanah, pemerintah harus bersikap tegas dan massif. Sebab, faktanya para mafia bisa memanfaatkan celah-celah hukum,” terangnya.

Kita tahu, lanjutnya, program-program Presiden Jokowi begitu pro rakyat. Jangan sampai niat baik Presiden ini dirusak oleh oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. “Kantor hukum kami sudah sering kali diperhadapkan pada kasus-kasus warga yang dizolimi oleh para mafia tanah. Alhamdulillah, semua bisa tertangani,” kata Kadafi.

Dirinya melihat komitmen Presiden Jokowi juga diikuti oleh para menteri dan lembaga-lembaga lainnya, seperti KSP. “Kita ketahui Pak Moeldoko juga kerap menggaungkan perang terhadap mafia tanah. Ini menjadi tugas besar bersama agar negeri kita bisa bersih dari tangan-tangan mafia tanah,” tuturnya.

Dengan memerangi mafia tanah, sambung Kadafi, maka warga bisa mendapat haknya. “Siapapun yang terlibat dalam mafia tanah harus digerus dan jangan diberi tempat di negeri ini,” pungkasnya. (RN)