Pengusaha multi-bisnis Lucas Kacaribu, S.Sos., MH

Jakarta, innews.co.id – Penerapan PPKM Darurat sangat berimbas terhadap banyak sektor usaha. Ibarat dunia bisnis masuk masa kelam. Namun, demi menyelamatkan ratusan juta jiwa dan perekonomian Indonesia kedepan, mungkin ini keputusan yang tepat, asalkan dibarengi dengan kepatuhan, ketaatan, dan kesadaran penuh dari masyarakat. Kalau masyarakat abai, Covid-19, tak ada pernah sirna dari Nusantara.

Gambaran ini secara lugas disampaikan pengusaha multi-bisnis Lucas Kacaribu, S.Sos., MH., kepada innews, Senin (19/7/2021). “Dunia bisnis dan usaha sangat berimbas penerapan PPKM Darurat. Kerugian pasti ada. Banyak outlet harus tutup, sementara belum banyak yang terbiasa dengan sistem penjualan di market place. Selain itu, omzet perusahaan akan terganggu. Namun, apabila PPKM dilakukan secara baik dan ditaati, maka pandemi akan turun. Ini semua juga untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia hingga puluhan tahun kedepan,” terang Lucas.

Menurutnya, bila kasus positif Covid-19 sudah melandai, maka PPKM Darurat tak perlu diperpanjang karena kita juga harus memikirkan rakyat kecil yang secara perekonomian berusaha di bidang perdagangan kecil. Mereka kan mendapatkan penghasilan harian, bukan bulanan. “Jadi ayo kita taat PPKM Darurat, supaya cepat kita kembali ke perekonomian seperti biasanya,” seru sosok low profile yang juga dikenal sebagai advokat ini.

PPKM Darurat Jawa Bali

Saat ini, lanjutnya, sangat tepat diterapkan PPKM Darurat karena semakin banyak orang yang terpapar. Perlu jurus pamungkas ataupun skenario-skenario diluar yang dipikirkan untuk mengembalikan kondisi Indonesia normal kembali. “PPKM Darurat kalau kita semua serius mentaatinya, kita pasti menang melawan Covid-19,” yakinnya.

Terkait vaksinasi, Lucas beranggapan, harus diperbanyak. “Ini tentu bagus. Malah ada yang jemput bola vaksinasi ke pemukiman masyarakat. Saya rasa ini satu hal yang akan membuat Covid-19 ini berkurang. Sejauh ini kebanyakan masyarakat sudah sadar vaksin,” imbuhnya.

Karena itu, Lucas berharap pemerintah dapat memperbanyak vaksin, tenaga kesehatan, dan menambah vaksinator. Demikian juga bantuan obat-obatan dan kebutuhan harian orang terpapar ditambah. “Kepada masyarakat, patuhi aturan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah, karena sebagai umat yang percaya Tuhan tentu kita mengerti bahwa pemerintah adalah wakil Tuhan di dunia ini untuk menata kehidupan berbangsa dan bernegara. Jangan sedikit-sedikit langsung menyalahkan pemerintah. Pemerintah kita memikirkan banyak hal bukan hanya perekonomian, tetapi semua bidang sendi kehidupan didalam negara ini. Harus ditaati dan diikuti anjuran pemerintah,” pungkasnya. (RN)