Otty Hari Chandra Ubayani, berqurban berbagi untuk sesama dan lapangkan jalan

Jakarta, innews.co.id – Memberikan qurban pada Idul Adha memiliki makna yang dalam bagi Otty Hari Chandra Ubayani. Tidak hanya upaya mendekatkan diri pada Sang Pencipta, berbagi kepada sesama, tapi Otty selalu membawakan kedua orangtuanya yang telah tiada.

“Setiap kali qurban, saya selalu melo membayangkan kedua orangtua. Meski telah tiada, namun ikatan batinnya masih demikian kuat. Saya selalu berdoa, qurban ini bisa memberi kelapangan jalan buat kedua orangtua, saya dan keluarga,” kata Otty kepada innews, Kamis (30/7/2020).

Otty Ubayani bersama keluarga besar sang suami

Otty menyadari, qurban tahun ini tentu berbeda dari tahun-tahun lalu. “Saya ingin melihat pemotongan qurban, tapi karena masih pandemi, niat itu diurungkan. Juga saat dengar takbir, tapi kita belum boleh sholat di masjid. Terpaksa kita lakukan di rumah saja,” ujar owner OH Boutique ini.

Pastinya, lanjut Otty, kita lakukan halal bihalal dengan keluarga besar suami dengan zoom. “Mungkin kalau dengan keluarga saya karena hanya sedikit yang di Jakarta, jadi bisa ketemuan, tapi tetap dengan social distancing,” imbuh Otty yang juga dikenal sebagai Notaris/PPAT di Ibu Kota ini.

Otty Ubayani halal bihalal bersama keluarganya

Ditengah pandemi ini, Otty meyakini daya beli masyarakat akan turun, bahkan mungkin bisa mencapai 50 persen. “Saya bersyukur, sudah jauh-jauh hari mempersiapkan budget untuk membeli hewan qurban. Sesuai tradisi, kata Otty, sebelum qurban, tidak boleh potong kuku dan rambut.

Otty berharap, daging qurban bisa dibagikan kepada orang yang tepat dan benar-benar membutuhkan. “Semoga qurban di masa pandemi ini bisa memberi manfaat lebih bagi masyarakat sehingga mereka juga bisa menyadari akan kebaikan Allah SWT. Kami hanya jadi jalannya saja,” tukas Otty.

Otty melewatkan dengan nyekar ke makam orangtuanya

Tahun ini, qurban tampak berbeda, namun menjadi begitu spesial karena dijalankan di masa pandemi Covid-19. Otty dan keluarga memberikan sapi di lingkungan sekitar OH Center di bilangan Cilandak, serta beberapa ekor kambing di pesantren yang ada di bilangan Bintaro.

Otty bersama putrinya

“Tahun ini, hewan-hewan qurban pun harus higienis karena panitia qurban di masjid dan lainnya minta surat sehat dari penjual sapinya. Tapi itu bagus, sehingga hewan qurban benar-benar sehat,” pungkas Otty. (RN)