Jakarta, innews.co.id – Bukan tanpa alasan Presiden Joko Widodo memilih Lenis Kogoya sebagai Staf Khusus Presiden untuk Papua. Lenis dipandang sebagai salah satu tokoh Papua, disamping kemampuan intelektualnya.

Selama menjadi Stafsus, Lenis telah mengunjungi pelosok negeri. Disitu ia melihat realitas, betapa masih dibutuhkan sentuhan-sentuhan sosial yang lebih humanis.

Saat ini, nama Lenis Kogoya digadang-gandang menjadi salah satu calon menteri di periode kedua kepemimpinan Jokowi. Salah satu posisi menteri yang dinilai cocok adalah sebagai Menteri Pemberdayaan Daerah Tertinggal.

Ini segaris dengan perjuangan Lenis selama ini untuk mengangkat tanah kelahirannya menjadi tidak terbelakang lagi.

Menurut Henny Handayani, SH., MH., Ketua Umum Garda Muda Jokowi 2 Periode dan Gerakan Muda Nawacita, Lenis cocok yang pas duduk sebagai Menteri PDT.

“Beliau memiliki kemampuan mumpuni dalam mengejawantahkan pembangunan sampai ke pedalaman. Tidak hanya pembangunan secara fisik (infrastruktur), tapi juga kualitas SDM di daerah-daerah,” kata Henny di Jakarta, Jum’at (16/8/2019).

Tidak itu saja, Henny meyakini, kehadiran Lenis di jajaran Kabinet Kerja Jilid II akan memperkuat stabilitas dan mendukung realisasi program Presiden Jokowi.

Dukungan terhadap Lenis juga datang dari sejumlah komponen masyarakat utamanya di Papua. Bahka secara terang-terangan rakyat Papua sudah menyatakan sikap mendukung Lenis sebagai menteri. (RN)