Jakarta, innews.co.id – Total realisasi BPJS Ketenagakerjaan per 28 Februari 2018 mencapai sebesar Rp6,68 triliun. Capaian itu hampir dua kali hasil pengembangan di periode yang sama pada 2017 sebesar Rp3,44 triliun.

Hal itu disampaikan Deputi Direktur Bidang Humas dan Antarlembaga BPJS Ketenagakerjaan Irvansyah Utoh Banja. Menurut dia, keberhasilan kinerja diperoleh dari penambahan iuran, strategi pengelolaan dana yang tepat, dan kondisi pasar yang sangat mendukung.

“Strategi investasi yang kami lakukan selalu berorientasi pada hasil yang optimal untuk peserta, dengan risiko yang terukur, serta tentu saja mengutamakan aspek kepatuhan dan kehati-hatian,” ujar Irvansyah dalam keterangan resmi, Rabu (28/3).

Dia menambahkan, penempatan dana yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan hanya diperbolehkan pada instrumen dan batasan investasi yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2013 dan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2015. Ada beberapa Peraturan OJK yang mengatur batasan penempatan pada Surat Berharga Negara, seperti POJK Nomor 1 Tahun 2016, POJK 36 Tahun 2016 dan POJK 56 Tahun 2017.

Total dana yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan saat ini sebesar Rp324,9 triliun, dengan rincian aset alokasi sebagai berikut: deposito (10%), surat utang (60%), saham (19%), reksadana (10%), dan investasi langsung (1%).

Dana kelolaan tersebut diinvestasikan pada berbagai segmentasi sektor, seperti: sektor keuangan, pertambangan, aneka industri, transportasi, dan infrastruktur. Segmentasi penempatan pengelolaan dana pada instrumen terkait sektor infrastruktur per 28 Februari 2018 sebesar Rp73,25 triliun. Investasi ini bersifat tidak langsung, melalui instrumen surat utang (obligasi) dan saham.

Dari jumlah tersebut, paling besar ditempatkan pada Surat Berharga Negara mencapai 45 persen, Obligasi dan Saham BUMN terkait sektor infrastruktur sebesar 55 persen. Dari pengelolaan investasi, BPJS Ketenagakerjaan memberikan hasil pengembangan Jaminan Hari Tua (JHT) periode Februari 2018 kepada peserta sebesar 9.59 persen. (BY)