H. Misan Samsuri, SE., Anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Demokrat bicara soal PD sebagai Ketua Panlih Cawagub DKI, Sabtu (22/1/2020) malam

Jakarta, innews.co.id – Proses pemilihan Wakil Gubernur DKI mendekati tahap akhir. Soal tata tertib pemilihan sudah diketok palu, tinggal penetapan panitia pemilihan (panlih). Dalam hal ini Partai Demokrat mengajukan diri untuk memimpin panlih ini.

Menurut H. Misan Samsuri, SE., awal Maret 2020, sudah harus diagendakan Rapat Paripurna pemilihan Wagub DKI.

“Ya, awal Maret kiranya sudah dapat diagendakan, dimana para Cawagub akan menyampaikan visi-misi dan selanjutnya perwakilan fraksi-fraksi akan mengajukan beberapa pertanyaan,” ujarnya.

Soal voting tertutup, Misan menjelaskan, rapat paripurna bersifat terbuka. Sementara untuk voting tertutup artinya, masing-masing anggota dewan punya hak suara atau one man one vote. Jadi, nanti juga disiapkan bilik suara untuk pemilihan. “Ya persis seperti Pemilu saja,” kata Misan yang juga Sekretaris DPD Demokrat DKI Jakarta ini.

Soal pelibatan KPK dalam proses pemilihan Cawagub DKI, Misan mengatakan, “Kita maunya proses pemilihan ini berlangsung clear and clean, tidak dirusak dengan opini ada money politics dan lainnya. Karena semua ini untuk masyarakat Jakarta”.

Misan memastikan Maret 2020, DKI Jakarta sudah memiliki Wakil Gubernur yang akan mendampingi Anies Baswedan.

Soal pilihan Demokrat, Misan mengatakan, sejauh ini masih didiskusikan dengan DPP Partai Demokrat. “Kita tentunya akan konsultasikan ini dengan Pak SBY dan jajaran DPP PD,” pungkasnya.

Sejauh ini ada 2 Cawagub DKI, yakni Ahmad Riza Patria yang diusung Partai Gerindra dan Nurmansjah Lubis dari PKS. (RN)