Ketua Program Studi (Kaprodi) MPAK UKI, Dr. Djoys Anneke Rantung, STh., MTh

Jakarta, innews.co.id – Mempersiapkan insan-insan yang tangguh, mandiri, dan profesional menjadi bagian perjuangan yang harus dilakoni perguruan tinggi di Indonesia, mengingat persaingan yang kian ketat, meski kesempatan kian terbuka.

Program Pascasarjana untuk Magister Pendidikan Agama Kristen (MPAK) di Univerditas Kristen Indonesia (UKI) yang dipimpin Ketua Program Studi (Kaprodi) Dr. Djoys Anneke Rantung, STh., MTh., memiliki misi mengejawantahkan hal tersebut. “Kami mengemban misi menjadi program studi yang bermutu, mandiri dan inovatif dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, baik dalam bidang manajerial, desain kurikulum, dan evaluasi Pendidikan Agama Kristen di Indonesia dan Asia sesuai nilai-nilai Kristiani dan Pancasila,” jelas Djoys Rantung dalam keterangan resminya yang diterima innews, Senin (20/6/2022).

Lebih jauh wanita cantik yang dikenal sebagai Hamba Tuhan ini membeberkan sejunlah keunggulan dari MPAK yaitu, membentuk dan menghasilkan lulusan yang cakap dan profesional, berkualitas, mandiri, kreatif, dan inonatif, meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia PAK yang berkarakter dan bervisi pelayanan, memiliki iman yang teguh, dan wawasan luas. “Keunggulan lain yaitu meningkatkan kualitas dan kapasitas pengabdian kepada masyarakat, serta mengembangkan kerjasama dengan institusi-institusi pendidikan dan lembaga-lembaga gerejawi dalam semangat oikumenis,” urainya.

Lokasi kampus Prodi MPAK UKI di Jln. Diponegoro, Salemba, Jakarta

Djoys lanjut mengatakan, kegiatan perkuliahan MPAK berlangsung di Kampus Pascasarjana UKI,  Jl. Dipenogoro No 84-86 Jakarta Pusat.  Di masa pandemi Covid-19, pembelajaran dilaksanakan secara offline (51%) maupun online (49%), juga blended learning (online dan tatap muka).

Ada beberapa syarat bagi mereka yang tertarik ikut prodi ini yakni, harus berijazah S1 dari semua disiplin ilmu, IPK minimal 2.75, melakukan pendaftaran online melalui pmb.uki.ac.id, lulus TPA Bahasa Inggris dan wawancara, membayar biaya pendaftaran, serta untuk S1 non-PAK wajib mengikuti matrikulasi.

Djoys menambahkan, para lulusan MPAK, nantinya dapat bekerja sebagai manajer pendidikan Agama Kristen, desainer kurikulum pendidikan Agama Kristen dan peneliti di bidang pendidikan Agama Kristen.

MPAK UKI wujudkan insan-insan berkualitas dan profesional

Program MPAK ini bisa ditempuh dalam waktu 2-4 tahun, dengan berbagai mata kuliah antara lain, di Semestar 1: Sejarah Perkembangan Pendidikan Agama Kristen (2 SKS), Filsafat Pendidikan Kristen (2 SKS), Teori Perkembangan Pendidikan Agama Kristen (2 SKS), Psikologi Pendidikan Agama Kristen (2 SKS), Manajemen Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga dan Gereja (2 SKS), Pendidikan Agama Kristen Dalam Masyarakat Majemuk (2 SKS), dan Kolloqoium Didaktikum Biblikum (3 SKS). Sementara Semester 2: Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Kristen (2 SKS), Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (2 SKS), Desain Kurikulum Pendidikan Agama Kristen (2 SKS), serta Pengukuran, Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Agama Kristen (2 SKS). Semester 3: Manajemen Pendidikan Agama Kristen Dalam Media dan Masyarakat (2 SKS), Metode Penelitian Pendidikan Agama Kristen (3 SKS), Manajemen Pendidikan Agama Kristen Dalam Sekolah (2 SKS), Teknologi Pendidikan Agama Kristen (2 SKS), Seminar dan Publukasi dan Jurnal (2 SKS), serta Seminar Proposal Tesis (2 SKS). Semester 4: Tesis (6 SKS).

Bila Anda ingin mengikuti program yang telah berlangsung 20 tahun di UKI ini, bisa menghubungi Roy (087711783134), Metho (085947390370), dan Laura (081267356293).

(RN)