Jakarta, innews.co.id – Sosoknya yang ramah, friendly, serta low profile, membuat ia banyak memiliki sahabat. Dunia organisasi pun sudah diakrabinya sejak dulu. Tak heran, sederet jabatan penting telah ia duduki di beberapa wadah.

Dialah Nia Tresnawati, SH., yang kini duduk sebagai Bendahara Umum Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) periode 2018-2021.

Tidak itu saja, Nia tercatat aktif sebagai Bendahara Umum Ikatan Pejabat Lelang Kelas II, Kepala Bidang Pembinaan Anggota Pengwil IPPAT Jabar, Tim Sekretaris Pengwil INI Jabar, Korbid Antar-Lembaga PP INI periode 2016- 2019.

Seabreg kegiatan organisasi telah menjadikan dirinya sosok yang teruji dan terpercaya.

Kini, Nia punya kerinduan untuk maju pada pencalonan Ketua Pengwil INI Jawa Barat. Salah satu alasan Notaris/PPAT asal Tasikmalaya ini adalah, keinginannya untuk membantu rekan-rekan Notaris di wilayah Jabar yang jumlahnya lebih dari 4.000 orang untuk dapat tenang menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai notaris.

“Ada begitu banyak hal yang membuat notarus tersangkut pada kasus-kasus. Disinilah perlunya seorang yang benar-benar loyal dan independen untuk membantu semua notaris,” kata Teh Nia–sapaan akrab Nia ini saat ditemui di Menara 165, Jakarta, Kamis (28/6/2019) malam.

Sejujurnya, dari awal Teh Nia tidak pernah berpikir untuk maju pada pencalonan Ketua Pengwil INI. Namun, ketika ia berbicara dengan para senior dan rekan sejawat, akhirnya ia bulatkan tekad untuk maju.

Langkahnya begitu ringan setelah mendapat restu keluarga, dan teman-teman sesama notaris. Pun dukungan dari Pengda-Pengda INI kian besar dan mengerucut. “Sejauh ini semuanya lancar dan ini membuat saya semakin yakin untuk maju (pada pencalonan Ketua Pengwil INI),” urainya.

Bahkan, saking berprinsip ewuh pakewuh, Nia meminta izin dengan petahana Irfan mengenai rencananya maju pada Konferwil INI Jabar, sekitar Agustus 2019 nanti.

Harmonisasi

Nia mengatakan, dirinya rindu melihat notaris di Jabar bersatu padu. “Saat ini banyak suara-suara yang mengatakan telah terjadi pergeseran, bahkan cenderung pengelompokkan alias kubu-kubu. Ini harus dijauhkan supaya semua program bisa berjalan dengan baik,” tukasnya.

Tidak itu saja, Nia juga punya keinginan membangun sinergitas antara INI dan IPPAT. Dengan kata lain, kata Teh Nia, sinergitas tidak hanya dibangun saat perayaan hari-hari besar keagamaan saja, tapi juga dijawantahkan dalam aspek-aspek lainnya.

“Saya setuju dengan harmonisasi INI dan IPPAT. Itu harus didukung. Saya justru paling kencang bersuara agar harmonisasi INI dan IPPAT bisa diimplementasikan, bukan sekadar wacana saja,” imbuhnya.

Teh Nia mencontohkan ada kegiatan seminar yang bisa diramu agar disosialisasikan secara berbarengan. “Dengan harmonisasi, tentu banyak hal yang bisa dilakukan untuk kepentingan bersama,” tandasnya.

Kepada segenap anggota INI Jabar, Teh Nia berharap, bisa melihat dengan jernih dari calon-calon pemimpin yang ada.

“Jika berkenan, bisa saya diberi kesempatan memimpin INI Jabar agar bisa memberi sumbangsih bagi para anggota, baik itu dalam bentuk pengayoman, perlindungan, dan lainnya. Perlindungan pada anggota menjadi hal penting yang harus dipastikan oleh para pengurus,” pungkasnya. (RN)