Pimpinan AS Group terus kembangkan bisnis

Jakarta, innews.co.id – Wabah pandemi Covid-19 yang berdampak pada pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Jabodetabek tak menghalangi rasa syukur yang membuncah berkenaan ulangtahun ke-12 Anugerah Sejahtera (AS) Group yang jatuh di bulan April ini.

Segenap jajaran AS Group berkomitmen untuk terus mengembangkan bisnis, khususnya properti di Indonesia. Hal ini disampaikan Benlis Wislon Butarbutar (44 tahun) Chief Executive Officer (CEO) AS Group dalam siaran persnya yang diterima innews, Minggu (12/4/2020).

“Kita bersyukur bisa memasuki usia 12 tahun. Masih belia, namun banyak hal telah kita kerjakan,” kata Benlis.

Jajaran pimpinan AS Group punya komitmen kuat majukan perusahaan

Dari sisi progres bisnis, kata Benlis, AS Group mengalami perkembangan signifikan, seperti peningkatan aset. Demikian juga proyek-proyek properti yang dikerjakan kian beragam dan meluas. “Meski akhir-akhir ini terjadi penurunan sales, terutama di masa pandemi Covid-19, namun hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi kami,” jelasnya.

Saat ini, AS Group tengah mengembangkan sejumlah properti diantaranya, Ruko dan Soho Plaza de’ minimalist di Rawalumbu, Bekasi Barat, Perumahan eksklusif Jagathi Resort Sentul, Sewa lahan komersial Cibinong Icon City (Cikon City) di Mayor Oking Cibinong, dan Perumahan de’ minimalist Cibinong, Bogor.

Benlis Wislon Butarbutar CEO Anugerah Sejahtera Group, pastikan langkah perusahaan on the track

Selain itu, perusahaan yang berdiri sejak 2008 ini juga tengah mengembangkan pemasaran properti berbasis aplikasi dengan program ASLProperti. “Seiring revolusi industi 4.0., kami juga terus mengembangkan bisnis berbasis teknologi. ASLProperti merupakan sebuah terobosan penting dalam dunia properti dan memudahkan konsumen membeli properti,” ungkap Benlis.

Dijelaskan, selama ini yang menjadi keunggulan properti AS Group antara lain, lokasi yang strategis, desain hunian modern, kualitas bahan bangunan yang bermutu, jaminan keamanan lingkungan hunian dengan CCTV, serta menjamin privasi konsumen, after sales service yang baik. Dari sisi manajemen lingkungan, AS Group menerapkan sistem kabelisasi tertanam dan memperhatikan fasad antar muka hunian untuk mengekspresikan jalan lingkungan yang serasi dengan fasilitas umum yang tersedia.

Saat ini juga, tambah Benlis, perusahaannya tengah membangun jejaring sebagai mitra kerjasama/berkolaborasi, baik dengan investor maupun kontraktor.

Jajaran pimpinan dan staf AS Group

Kedepan, Benlis menargetkan perusahaannya akan go public dan bisa melantai di bursa efek. “Properti masih menjadi lahan bisnis yang menjanjikan dan memiliki tantangan tersendiri. Itu juga yang membuat saya memutuskan terjun dalam bisnis ini,” aku pria kelahiran 28 Juni 1975 ini yang gemar olahraga hoki dan futsal ini.

Benlis berkeyakinan, pasca wabah corona, bisnis properti akan menggeliat kembali. “Saat ini kita harus bersabar dan membuat strategi dulu sambil berharap pandemi ini bisa segera berlalu,” harapnya.

Meski mengalami penurunan omzet karena pandemi corona, AS Group berkeyakinan akan melesat pasca wabah ini

Selain properti, AS Group juga mengembangkan bisnis manajemen rumah sakit, perikanan, dan ekspedisi. “Kami akan mengerjakan proyek-proyek yang existing,” lanjutnya.

Berkaca pada histori, Benlis sudah gemar berbisnis sejak di bangku kuliah. Lalu di usia 30 tahun, Benlis memutuskan membangun usaha sendiri. Ia memulai usahanya dari bawah, pun tanpa modal uang, melainkan dari investor. Di dunia properti, Benlis mengawali usahanya dengan hanya membangun rumah dalam hitungan jari. Seiring waktu, bisnisnya berkembang pesat sampai membentuk holding AS Group, dan sudah memiliki anak usaha di bidang properti, konstruksi, dan manajemen rumah sakit.

Benlis Butarbutar (paling kiri) rutin kunjungi proyek-proyek

“Saya bersyukur dengan apa yang telah dicapai. Tentu ini akan kami tingkatkan dengan terus mengandalkan Allah, tidak berhenti belajar, bekerja keras, dan berinovasi,” pungkas Benlis. (RN)