Maryono Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA UNDIP)

Jakarta, innews.co.id – Perekonomian global, pun Indonesia, porak-poranda diterjang wabah corona yang per 1 April 2020, sudah mendera 190 negara di dunia. Karena itu, pasca berlalunya pandemi ini, hal terpenting yang juga harus sudah mulai dipikirkan adalah pemulihan ekonomi.

Menurut Maryono Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA UNDIP), policy pemerintah dengan mengutamakan bantuan pada sektor ekonomi mikro, kecil, dan menengah sudah tepat. “Ini yang harus dibantu, baik dari sisi pembiayaan maupun fasilitas, agar tercipta stabilitas,” ujarnya.

Maryono Koordinator HIMPUNI tengah diwawancarai media

Sementara itu, kepada perusahaan-perusahaan skala besar, lanjutnya, pemerintah bisa memberikan stimulus-stimulus yang bentuknya keringanan atau kemudahan. “Dengan begitu, saya yakin pemulihan ekonomi akan berlangsung cepat,” tandas Maryono yang juga Koordinator Presidium Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (HIMPUNI) ini.

Dikatakannya, harus dihindari pertambahan angka kemiskinan nanti. Sebelumnya, pemerintah telah berhasil mengurangi angka kemiskinan. Butuh ide-ide kreatif untuk mendorong hal ini.

Demikian juga pemerintah bisa jeli melihat apa yang dibutuhkan negara lain, sehingga bisa diekspor dari Indonesia. Jadi, kita bisa menutupi pemakaian anggaran dalam menangani corona ini dengan ekspor besar-besaran.

Tidak itu saja, menurut Maryono, melalui wabah corona ini, harus disikapi positif, dimana saat ini penggunaan teknologi begitu tinggi. “Ini menjadi peluang agar penggunaan teknologi dapat menjadi ‘budaya’ kita, mulai dari transaksi, aktifitas kerja, dan lainnya,” jelasnya.

Para punggawa HIMPUNI siap melakukan aksi sosial

Maryono mengharapkan, kejadian pandemi corona ini harus disikapi secara positif dan menjadi peluang agar Indonesia bisa lebih hebat lagi kedepan. (RN)