Para peserta dan narasumber webinar STIE Bisnis Indonesia Program Pascasarjana, Kamis (26/11/2020)

Jakarta, innews.co.id – Pandemi Covid-19, telah meluluhlantakkan perekonomian bangsa. Namun, keterpurukan itu jangan dibiarkan berlarut. Ternyata, masih ada peluang-peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan, meski pandemi masih

“Di masa pandemi, sampai Oktober 2020, nilai perdagangan Indonesia surplus, USD 17,07 milyar. Ini menjadi pesan yang positif bagi segenap masyarakat,” ujar Dr. Jerry Sambuaga Wakil Menteri Perdagangan dalam webinar bertajuk ‘Memetakan Peluang Bisnis di Masa Pandemi Covid-19’ yang diadakan oleh STIE Bisnis Indonesia Program Pascasarjana, Kamis (26/11/2020).

Dikatakannya, di masa pandemi terdapat sejumlah tantangan, antara lain, terjadi perubahan perilaku konsumen dan pola perdagangan global, proteksionisme perdagangan dan meningkatnya hambatan perdagangan. Lainnya, potensi defisit dan resesi ekonomi serta kerjasama perdagangan antar-negara di dunia.

Terkait peluang, Wamen memaparkan ada 4 hal yakni, pertumbuhan nilai perdagangan produk potensial baru, relokasi pusat-pusat industri dan investasi global, transformasi digital dan perkembangan teknologi yang kian masif, dan pemanfaatan potensi pasar kawasan potensial.

Dr. Rr. Dyah Eko Setyowati Ketua STIEBI Jakarta

Sementara itu, Arief Budi Susilo Presiden Direktur Solopos Group menjabarkan, harus diyakini bahwa meski pandemi, namun ada sejumlah peluang-peluang yang bisa dimanfaatkan, misal bisnis kuliner, tentunya dengan memanfaatkan digitalisasi.

Dijelaskan, Solopos membuat tiktok dengan subscriber mencapai 200.000 dalam sebulan. “Banyak oppurtunity meski ditengah pandemi,” tukasnya.

Narasumber lain, Akhmad Munir Direktur Operasi PT Angkasa Pura Logistik mengatakan, “Kita harus bisa beradaptasi dari situasi yang biasa menjadi luar biasa. Di bidang logistik sendiri terjadi penurunan, meski tidak drastis. Kami juga berupaya memetakan peluang-peluang yang bisa dimanfaatkan”.

Sementara itu, Dr. Rr. Dyah Eko Setyowati Ketua STIEBI Jakarta mengharapkan, melalui berbagai pemaparan ini, maka tercetus ide-ide untuk bagaimana memanfaatkan peluang-peluang bisnis yang ada di masa pandemi ini.

“Ternyata, meski ditengah deraan wabah Covid-19, masih terbuka peluang-peluang usaha yang mendatangkan profit. Namun, semua kembali pada masing-masing individu untuk bisa memanfaatkan peluang tersebut sebaik-baiknya,” pungkasnya. (RN)