Otty Hari Chandra Ubayani, SH., Sp.N. MH., Notaris/PPAT senior di Ibu Kota

Jakarta, innews.co.id – Dilonggarkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di sejumlah tempat membuka peluang bagi para notaris untuk meningkatkan performa kinerjanya. Tidak hanya menyongsong peluang-peluang yang ada, tapi juga kian memperlengkapi diri dengan pemahaman teknologi terkini.

Hal itu secara lugas dikatakan Otty Hari Chandra Ubayani, SH., Sp.N. MH., Notaris/PPAT senior di Ibu Kota kepada innews, di OH Center, Jakarta, Selasa (9/6/2020) siang. “Di masa pandemi, banyak perusahaan yang mati suri. Terimbas wabah, sampai harus merumahkan, bahkan mem-PHK karyawannya. Kita tentu prihatin dengan hal ini yang berdampak pada perekonomian nasional,” ujar Otty.

Dilonggarkannya PSBB, menurut Otty, tentu membuat perekonomian menggeliat kembali. Hanya saja, tetap butuh waktu untuk bisa benar-benar kembali normal. Sinyal yang menguat adalah sejumlah perusahaan melakukan merger, akuisisi, dan lainnya. Dimana itu dilakukan guna tetap menjalankan bisnisnya.

“Nah, disinilah peluang notaris. Karena untuk melalui proses merger, akuisisi, retrukturisasi, dan lainnya, tentu peran notaris sangat besar,” imbuh Otty yang juga Ketua Umum Ikatan Alumni Kenotariatan (Ikanot) Universitas Diponegoro ini.

Demikian juga perombakan direksi, baik perusahaan swasta maupun BUMN. Juga penataan BUMN, ini juga menjadi peluang kerja bagi para notaris. Tinggal sekarang bagaimana para notaris memanfaatkan peluang-peluang tersebut.

Di sisi lain, Ketua Umum Yayasan Komunitas Cendekiawan Hukum Indonesia (YKCHI) ini mengatakan, para notaris juga harus selalu mengupdate diri, mengikuti perkembangan teknologi terkini. “Harus selalu belajar supaya tidak gaptek (gagap teknologi). Sehingga bila pekerjaan notaris dialihkan dengan teknologi juga sudah siap,” tuturnya.

Tidak lupa Otty mengingatkan agar para notaris tetap menerapkan protokol kesehatan di kantornya masing-masing. “Kesehatan diri dan karyawan harus tetap dijaga. Jangan sampai new normal justru membuat kita tertular,” tukas Otty. (RN)