Dita Aditia Ismawati, SE., MM., Direktur Akademi Pariwisata Tridaya (APT)

Jakarta, innews.co.id – Langkah pemerintah menerapkan pembelajaran digital di masa pandemi Covid-19 dinilai tepat. Namun, ini harus dibarengi dengan penyiapan sarana dan prasarana yang memadai di seluruh wilayah Indonesia.

Hal ini secara lugas disampaikan Dita Aditia Ismawati, SE., MM., Direktur Akademi Pariwisata Tridaya (APT) kepada innews, di Jakarta, Kamis (18/6/2020) pagi. “Pemanfaatan sistem digital adalah keniscayaan, termasuk dalam proses pembelajaran. Karena itu, langkah yang dilakukan oleh Kemendikbud sudah tepat dan perlu segera diikuti dengan penyiapan sarana dan prasarana yang memadai di seluruh wilayah Indonesia,” kata Dita.

Diakuinya, masyarakat, pendidik, dan peserta didik di masa Covid-19 menghadapi kekagetan budaya (cultural shock), karena harus mengubah kebiasaan belajar dan mengajar, dari cara-cara konvensional ke digital. “Masyarakat juga harus memaksakan diri mendukung peroses pendidikan melalui sistem digital ini,” jelasnya.

Tidak itu saja, Dita menambahkan pemerintah harus membangun dan melengkapi infrastruktur digital yang memadai serta menyiapkan berbagai program pelatihan untuk masyarakat, pendidik dan peserta didik.

Dita berharap pemerintah dan masyarakat memperkokoh komitmen yang semakin tinggi, bahwa perubahan sistem pembelajaran tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, tapi harus saling mendukung dan saling membantu, termasuk masyarakat dan industri terkait.

Pandemi Covid-19 punya hikmah terjadinya perubahan pola pendidikan. Dimana setiap orang harus terus belajar memperlengkapi diri, terutama terkait kemajuan teknologi, sehingga bisa mengikuti perkembangan zaman. “Jadi, meski ditengah wabah, kita tetap bisa belajar dengan baik,” pungkas Dita. (RN)