Kehidupan di Pulau Laut, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau

Jakarta, innews.co.id – Pemerintah Pusat berkomitmen untuk membangun Pulau Laut, pulau kecil terluar Indonesia yang ada di Provinsi Kepulauan Riau.

Pulau Laut adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Kecamatan ini merupakan daerah terluar di Kabupaten Natuna yang berdiri pada 15 Juni 2004. Diresmikan oleh Bupati Natuna Drs. H.A.Hamid Rizal.

Letak Pulau Laut yang berbatasan dengan Malaysia dan Vietnam tersebut memiliki luas 37,64 kilometer persegi. Ini menjadi tantangan bagi pemerintah Indonesia untuk menjaganya dari ancaman negara lain. Meski tidak begitu luas, hanya sekitar 1,9 persen dari total luas Kabupaten Natuna, pulau ini memiliki potensi perekonomian yang luar biasa, khususnya perikanan laut dan perkebunan kelapa.

Di pulau ini terdapat 2.000 kepala keluarga dengan segala fasilitas yang serba terbatas. Dihuni oleh masyarakat yang mayoritas beretnis Melayu, pulau ini juga memiliki potensi pariwisata yang besar.

Akses menuju Pulau Laut hanya bisa dijangkau dengan menggunakan kapal melalui jalur air atau jalur udara menggunakan helikopter. Dibutuhkan enam perjalanan melalui laut dari Ranai. Sementara bila dari Tanjung Pinang, butuh waktu 2-3 hari ke pulau tersebut melalui laut.

Kini, Pemerintah Pusat coba memberikan perhatian terhadap pulau yang terletak di ujung Natuna Utara dengan pusat kecamatan berada di Air Payang tersebut.

“Kecamatan Pulau Laut merupakan salah satu lokasi prioritas dari 222 kecamatan perbatasan yang akan kita percepat pembangunannya,” ujar Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dalam keterangannya, Sabtu (27/11/2021). Beberapa waktu lalu, Mendagri bersama Menko Polhukam Mahfud MD, secara khusus melakukan kunjunhan kerja ke Pulau Laut dan Pulau Sekatung untuk melihat langsung kondisi di sana.

Meski posisinya terluar Indonesia, Kecamatan Pulau Laut telah memiliki beberapa fasilitas umum yakni, Puskesmas, Kantor Kecamatan, dan aliran listrik 24 jam. Sayangnya, sebagian besar jalan yang menghubungkan tiga desa di Pulau Laut begitu seadanya dan masih berada dalam kondisi rusak.

Masyarakat di Pulau Laut tentu sangat mengharapkan dukungan dari Pemerintah Pusat agar bisa segera memperbaiki infrastruktur di sana. Keberlanjutan bantuan dari pemerintah berupa percepatan pembangungan infrastruktur dan fasilitas publik akan sangat mendukung aktivitas keseharian masyarakat dalam berbagai sektor seperti ekonomi, pendidikan, dan lainnya. (RN)