Bupati Samosir Rapidin Simbolon (kedua dari kanan) bersama Edison Manurung Ketum DPP KMDT (keempat dari kanan) pada acara Launching Horas Samosie Fiesta 2020 di Kemenpar, Jumat (21/2/2020)

Jakarta, innews.co.id – Selama 7 tahun Pemerintah Kabupaten Samosir secara rutin mengadakan event ‘Samosir Fiesta’ sebagai upaya memperkenalkan kebudayaan dan keindahan alam Samosir.

Hal ini dikatakan Rapidin Simbolon, Bupati Samosir, di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Jumat (21/2/2020) malam dalam acara Launching ‘Horas Samosir Fiesta 2020’.

Suasana launching ‘Horas Samosir Fiesta 2020’ di Kemenpar, Jumat (21/2/2020)

“Ini yang kami rancang sehingga event-event ini kami jaga kualitas dan keasliannya sehingga orang akan rindu, akan penasaran untuk menyaksikan setiap event,” kata Rapidin.

Pada “Horas Samosir Fiesta 2020”, terdapat 11 event yang mengangkat culture, sport tourism, music, dan celebration. Dimulai dari Festival Gondang Naposo pada 17-18 April, Samosir Band Festival pada 29-30 Mei, Sigalegale Carnaval pada 6 Juni, Samosir Harvest pada 27 Juli, dan Horja Bius pada 31 Juli-1 Agustus.

Ada pula event yang masuk dalam 100 Calender of Event pariwisata nasional (National CoE) 2020, yaitu Samosir Music International pada 7-8 Agustus yang akan mendatangkan musisi dari dalam atau luar negeri dan akan ada penampilan spesial 1.000 penari tor-tor.

Lainnya, “Samosir Lake Toba Ultra Marathon” pada 25-26 September. Lalu “Festival Ulos” pada 15-17 Oktober, “Festival Solu Bolon” pada 12-14 November, “Christmas Season” pada 19-20, dan sebagai penutup “Festival Sipinggan” diselenggarakan pada 27 Desember.

Melalui acara ini diharapkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Samosir akam bertambah banyak. Rapidin menargetkan akan ada 500.000 wisatawan pada tahun 2020, dilihat dari setiap tahun jumlah wisatawan yang datang terus meningkat.

Lebih jauh Rapidin menjelaskan, pada 2017 sejumlah 278.059 wisatawan yang datang ke Samosir, tahun 2019 melonjak menjadi 418.271 wisatawan.

Sementara itu, Edison Manurung, SH., MM., Ketua Umum Komite Masyarakat Danau Toba menyambut baik pelaksanaan acara ini. “Tentu kami dari KMDT sangat mendukung acara ini. Bahkan, KMDT juga mengimbau masyarakat Batak yang berada di perantauan untuk bisa hadir menyaksikan acara-acara di Samosir,” ujarnya.

Kedepan, Edison berkeyakinan bila semua Pemkab se-kawasan Danau Toba mengadakan event-event akan mendorong percepatan kawasan Danau Toba mendunia. “Kita berharap tidak hanya Samosir, tapi pemkab lain bisa bersinergi untuk mengadakan event-event kelas dunia,” kata Edison. (RN)