Logo IPPAT

Jakarta, innews.co.id – Beredar rumor bahwa Pengurus Wilayah (Pengwil) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Jawa Timur menolak perdamaian perkumpulan ini yang lebih dari 2 tahun berpolemik. Benarkah?

Ketika coba dikonfirmasi lewat pesan pendek, Kamis (31/12/2020), Isy Karimah Syakir, SH., M.Kn., Ketua Pengwil IPPAT Jstim mengatakan, “Semua sudah jelas dalam pernyataan sikap Pengwil Jatim yang dirilis pada 18 Desember 2020 lalu”.

Dalam pernyataannya dikatakan, Pengwil Jatim IPPAT pada prinsipnya mendukung dan menghargai adanya upaya perdamaian, yang dilakukan oleh dan diantara para pihak yang berperkara (Penggugat dan Tergugat).

“Kami percaya bahwa upaya tersebut merupakan cara yang terhormat untuk mengakhiri persengketaan yang terjadi selama ini, dengan berdasarkan hukum, sehingga semua pihak menang tanpa ada yang dikalahkan,” kata Isy dalam pernyataannya yang merupakan hasil keputusan rapat pengurus harian IPPAT Jatim yang juga dihadiri Dewan Pakar dan Dewan Penasihat ini.

Tidak itu saja, Pengwil Jatim menyatakan, mendukung dan menghargai penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) sepanjang sesuai dan berdasarkan Konstitusi Perkumpulan yakni, AD/ART IPPAT, khususnya dengan memperhatikan pasal-pasal yang terkait dengan hal tersebut.

Saat innews mencoba meminta penegasan, dengan santai Isy mengatakan, “Pernyataan sikap Pengwil IPPAT sudah jelas dan tegas”. (RN)