GKPO Halim Jemaat Dirgantara

Jakarta, innews.co.id – Ditengah pandemi Covid-19 yang belum berujung, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), secara khusus mengeluarkan panduan khusus mempersiapkan ibadah Minggu di masa transisi.

Diharapkan panduan ini bisa digunakan gereja-gereja di Indonesia, sehingga jemaat bisa beribadah dengan tenang, tanpa takut terjadi penularan wabah korona.

Beberapa protokol kesehatan yang disusun, antara lain:

1. Ruang gereja dan lingkungannya sebaiknya disemprot disinfektan dan dibersihkan sehari sebelum ibadah rutin diadakan.

2. Adalah baik bila jemaat/gereja sudah memperoleh surat keterangan berdasarkan verifikasi kelayakan ibadah dari Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 setempat.

3. Jumlah jemaat yang hadir dalam setiap ibadah dibatasi 40% dari kapasitas gedung.

4. Tiap jemaat dibuat berjarak 1 meter dan diberi penanda jarak.

5. Bagi gereja yang melakukan peribadahan lebih dari 1 kali, sebaiknya kembali disemprot disinfektan dengan jarak 3 jam dari ibadah selanjutnya.

6. Jika memungkinkan buat pintu masuk dan keluar yang berbeda.

7. Bagi jemaat lansia disarankan sebaiknya melaksanakan ibadah di rumah masing-masing.

8. Jemaat yang hadir usahakan diukur suhu tubuhnya. Bagi yang bersuhu diatas 38 derajat selsius disarankan untuk pulang.

9. Minta jemaat membawa perlengkapan ibadah sendiri.

10. Mikrofon sebaiknya dilindungi dengan foam atau pelindung yang bisa diganti-ganti.

11. Sediakan fasilitas cuci tangan dan pastkan sebelum masuk ruang ibadah jemaat sudah mencuci tangan terlebih dahulu.

12. Pihak gereja bisa menyiapkan masker untuk digunakan oleh jemaat. Selama di dalam gedung gereja disarankan tetap memakai masker.

13. Hindari kontak langsung misal, bersalaman.

14. Ibadah disarankan bisa berlangsung lebih singkat dibandingkan bila situasi normal.

15. Saat menghitung persembahan, majelis atau pengurus gereja sebaiknya menggunakan sarung tangan.

16. Pihak gereja membatasi kegiatan lain, apalagi yang terkait kerumunan orang, pasca ibadah.

17. Usai ibadah, ruang ibadah segera ditutup dan pastikan tidak ada kegiatan lainnya.

(RN)