Nyamuk demam berdarah

Jakarta, innews.co.id – Kewaspadaan akan potensi demam berdarah dengue (DBD) di musim hujan, perlu di waspadai. Di wilayah Jakarta Timur, potensi besar terjadi di 7 kecamatan yakni, Cakung, Duren Sawit, Kramat Jati, Ciracas, Cipayung, Jatinegara dan Pasar Rebo.

“Penyebaran DBD dapat meningkat saat musim hujan karena menjadi waktu berkembang biak nyamuk aedes aegypti,” kata Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar, dalam siaran persnya, Jumat (25/11/2022).

Karenanya, warga di Jaktim harus menyiagakan ancaman DBD saat musim hujan dari berkembangbiaknya jentik nyamuk. Kebersihan lingkungan perlu lebih diperhatikan oleh masyarakat. Walkot Jaktim meminta warga untuk rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di rumah dan lingkungan sekitar.

“PSN merupakan langkah pencegahan dalam penanganan DBD. PSN dapat dilakukan secara mandiri atau dengan melibatkan juru pemantau jentik (jumantik),” kata Anwar.

Tak hanya itu, dia juga berpesan kepada warga untuk mewaspadai penularan Covid-19, termasuk varian baru XBB selama musim hujan. “Keduanya harus menjadi perhatian agar masyarakat terhindar penularan. Protokol kesehatan hingga vaksinasi lengkap terus menjadi kunci menanggulangi penularan,” tukas Anwar.

Sementara itu, Sekretaris Kota Jakarta Timur, Fredy Setiawan mengingatkan perlu ada upaya kerja sama seluruh pihak dalam pencegahan penularan DBD, Covid-19 dan bencana saat musim hujan.

Dikatakannya, Pemkot Jakarta Timur telah menggencarkan kegiatan PSN di seluruh kecamatan wilayah tersebut sebagai upaya mencegah penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang kerap terjadi saat musim hujan.

Wali Kota Jakarta Timur juga secara khusus telah meminta semua kepala suku dinas, kepala bagian, camat, dan lurah seluruh Jakarta Timur menggerakkan kembali PSN di wilayahnya masing-masing. (RN)