Airlangga Hartarto Ketua Umum DPP Partai Golkar

Jakarta, innews.co.id – Posisi Wakil Ketua Komisi VII DPR RI yang lowong lantaran ditetapkannya Eni Maulana Saragih sebagai tersangka kasus suap kesepakatan kerjasama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1, akan segera terisi. Partai Golkar telah menunjuk Ridwan Hisjam yang tadinya duduk sebagai Anggota Komisi VII DPR untuk menjadi Wakil Ketua Komisi VII.

Hal itu dikatakan Airlangga Hartarto saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (20/7). “Partai Golkar dalam satu atau dua hari sudah menunjuk Wakil Ketua Komisi VII untuk menggantikan posisi (Eni) yang sedang bermasalah,” ujar Airlangga.

Airlangga mengaku prihatin dengan kasus suap yang mendera kadernya. “Kami menyerahkan itu sepenuhnya kepada hukum,” tandasnya.

Dia menegaskan, Golkar telah menginstruksikan kepada seluruh fraksi Golkar untuk tidak melakukan pelanggaran hukum.

“Saya sudah membuat surat edaran yang ditandatangani oleh Ketua Fraksi bahwa hal-hal yang terkait dengan masalah hukum seperti ini, itu dilarang dan tentunya apabila ini dilarang, maka konsekuensinya jelas,” tegasnya. (RN)