Logo IPPAT

Jakarta, innews.co.id – Ditandatanganinya kesepakatan antara para pihak yang bersengketa di tubuh Perkumpulan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) di hadapan Kementerian ATR/BPN, Senin 21 Desember 2020 lalu, diapresiasi oleh sejumlah pengurus wilayah (Pengwil), salah satunya IPPAT Lampung.

“Langkah awal yang baik dengan diadakan perdamaian antara pihak-pihak yang bersengketa,” kata Ayi Ruhiyat Ketua Pengwil IPPAT Lampung dalam pesannya kepada innews, Sabtu (26/12/2020).

Semakin kuat, kata Ruhiyat, karena penandatanganan perdamaian ini dilakukan di depan pejabat Kementerian ATR/BPN yang juga sebagai Pembina IPPAT. Selain dihadiri pihak yang bersengketa, juga ada para Caketum pada Kongres VII di Makassar, 2018 silam, yang ikut menandatangani dan saksi-saksi lainnya.

Sebagai pengurus wilayah, Ayi berharap, melalui kesepakatan ini, maka IPPAT bisa kembali padu dan solid. Dengan begitu, maka roda organisasi bisa berjalan normal dan pelayanan terhadap anggota dapat lebih maksimal.

“Kami di Lampung sangat mendukung perdamaian ini, sekaligus memberi apresiasi atas peran Kementerian ATR/BPN sebagai penengah,” ucapnya lagi.

Salah satu poin perdamaian adalah mengadakan Kongres Lanjutan guna menuntaskan pemilihan di kongres sebelumnya yakni dengan memilih dua Caketum yang memperoleh suara terbanyak.

“Lampung setuju dengan akan diadakannya kongres lanjutan, sebagai bagian untuk menuntaskan persoalan yang ada,” tutur Ruhiyat.

Tidak itu saja, dirinya juga memastikan IPPAT Lampung siap mengikuti kongres lanjutan. (RN)