Anak-anak yatim yang terhimpun dalam Yayasan Anak Yatim Piatu "Mutiara Firdaus Insani", di daerah Cilandak, Jakarta Selatan

Jakarta, innews.co.id – Bulan Muharram menjadi momentum penting bagi umat Muslim untuk melipatgandakan pahala. Salah satunya dengan menyantuni anak yatim. Bahkan, hadits dari Imam Tabrani menyebutkan sedekah di bulan Muharram pahalanya 70 kali lipat dari bulan-bulan lainnya.

Hal tersebut dikatakan Kyai Rizal Maulana Ketua Yayasan Anak Yatim Piatu “Mutiara Firdaus Insani”, di daerah Cilandak, Jakarta Selatan, kepada innews, Senin (9/8/2021).

Pria low profile yang akrab disapa Kyai Rizal Asyik ini menjelaskan, keutamaan Bulan Muharram sebagai bulan pertama dalam kalender Tahun Hijriah, seperti yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW, salah satu ibadah yang bernilai pahala besar adalah membelai anak-anak yatim yang diartikan sebagai menyantuni anak yatim.

Yayasan Anak Yatim Piatu “Mutiara Firdaus Insani”, rindu uluran tangan dari para dermawan

“Maka membelai anak yatim di bulan Muharram itu luar biasa. Satu helai rambut seperti ukuran bersedakah satu qirath. Satu qirath itu hitungannya Gunung Uhud. Itu pahalanya ada yang menyatakan seperti itu,” kata Kyai Rizal Asyik.

Menurutnya, sedekah kepada anak yatim memang tidak hanya dianjurkan pada bulan Muharram saja, tetapi bulan Muharram disebut sebagai Lebarannya anak yatim. Hal ini berdasar pada riwayat Rasulullah SAW yang menyantuni anak yatim dan keluarga lainnya pada 10 Muharram.

Rizal Asyik menambahkan, menyantuni anak yatim menjadi amalan yang berdampak sangat besar sehingga ganjarannya pun luar biasa. Sedekah yang diberikan pada anak yang telah kehilangan orangtuanya ini bisa membantu mengubah hidupnya menjadi lebih baik. Karenanya bisa juga disebutkan sebagai amal jariyah yang tidak terputus.

Bersedekah kepada anak yatim memperbesar pahala berlipat ganda

“Dengan membantu anak (yatim) bertahan hidup, padahal orangtuanya sudah tidak ada, berapa surga yang akan kita dapatkan. Sebab, kita telah membantu anak-anak yatim tumbuh,” urainya.

Dikatakannya, kalaupun tidak mampu menyantuni dengan materi, maka umat Muslim dapat bersedekah kepada anak yatim dengan doa. Berdoa untuk anak yatim agar memiliki kehidupan yang baik dan menjadi anak soleh juga mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Rizal Asyik mengajak umat Muslim memanfaatkan momen Tahun Baru Hijriyah untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Momentum berhijrah di awal tahun baru ini diniatkan dengan tujuan menjadi lebih baik dan mengharapkan ridha Allah SWT dengan memperbanyak amalan beribadah.

Kyai Rizal Maulana yang akrab disapa Kyai Asyik

Dia juga menjelaskan, Yayasan Anak Yatim Piatu “Mutiara Firdaus Insani”, genap berumur satu tahun dua bulan. Saat ini, di yayasan tersebut terdapat 20 anak yatim dan 6 lanjut usia (lansia). “Kami bersyukur bisa menyongsong Bulan Muharram tahun ini dalam kondisi sehat walafiat,” katanya.

Kyai Rizal Asyik pun berharap tangan-tangan para dermawan bisa dengan tulus ikhlas membantu anak-anak yatim yang dibinanya. “Dengan menyantuni anak yatim, berkah yang Allah SWT berikan tak akan berkurang. Justru sebaliknya, akan kembali berlipat ganda,” serunya.

Bagi para dermawan yang tergerak memberikan shodaqoh dan santunannya, bisa melalui Bank Mualamat No. Rek. 3850009510 a.n. Yayasan Mutiara Firdaus Insani. Untuk jelasnya bisa menghubungi 0812-1065-8768 dengan Kyai Rizal Asyik. (RN)