Kehidupan para pengungsi akibat konflik sosial di Nduga, Timika

Jakarta, innews.co.id – Tradisi Tri Rismaharini yang gemar blusukan semasa menjadi Wali Kota Surabaya berlanjut ketika dipercaya sebagai Menteri Sosial. Hal ini diapresiasi oleh berbagai pihak.

“Kebiasaan Ibu Risma untuk blusukan semasa jadi Wali Kota Surabaya berlanjut ketika menjadi Menteri Sosial. Kami mengapresiasi hal tersebut,” kata Dr. Pieter Ell, SH., MH., Sekretaris Jenderal Ikatan Alumni Universitas Cendrawasih Papua, dalam keterangannya kepada innews, Senin (4/1/2021).

Dr. Pieter Ell, Sekjend Universitas Cendrawasih Papua

Menurutnya, gaya kepemimpinan seperti ini akan membuat pemimpin bisa langsung melihat kondisi rakyatnya secara nyata bukan hanya berdasarkan laporan saja.

Pieter juga meminta Mensos untuk turun ke Papua, tepatnya di Kabupaten Nduga, Timika. “Di Nduga, Timika, dan daerah-daerah lain di Tanah Papua masih banyak pengungsi sebagai korban konflik sosial. Ini juga harus menjadi perhatian Mensos,” seru Pieter.

Dia mengingatkan, Mensos itu milik seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya Jakarta saja. “Tolong Ibu Risma bisa melihat langsung kondisi para pengungsi di Papua. Saat ini mereka sangat membutuhkan perhatian pemerintah,” tukas Pieter lagi.

Dirinya memandang penting Mensos turun langsung ke Papua agar tahu pasti apa yang dibutuhkan oleh masyarakat di sana. Dan lagi, sambungnya, agar sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, bisa tiba juga di Papua. (RN)