Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bersama Monisyah Ketua Seknas Jokowi Jabodetabek sekaligus Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Seknas Jokowi

Jakarta, innews.co.id – Upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengatasi kemacetan di Ibu Kota terus dilakukan. Salah satunya dengan penyambungan sejumlah ruas jalan, yang di era kepemimpinan Anies Baswedan mandek. Bila ini terjadi, diyakini kemacetan akan dapat dikurangi sekitar 20-30 persen.

“Penanganan kemacetan menjadi salah satu prioritas untuk dituntaskan, sesuai instruksi Presiden Joko Widodo. Karenanya, sesuai arahan Penjabat Gubernur Heru Budi Hartono, maka proyek menyambungkan sejumlah ruas jalan tersebut akan kembali dilakukan,” kata Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho, di Jakarta, Senin (9/1/2023).

Hari mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pembebasan lahan yang tidak berpenghuni guna penyambungan jalan tersebut. Dilihat dari rekam jejak penanganan macet yang telah dilakukan dan terbukti efektif di antaranya, pembangunan jalan layang Karet Kuningan Kasablanca, pelebaran jalan dan pedestrian di lima wilayah kota, hingga proyek penambahan ruas jalan melalu proyek enam ruas tol dalam kota.

Sementara itu, Seknas Jokowi Jabodetabek mendukung penuh upaya Pemprov DKI dalam mengurai kemacetan. “Kami mendukung dilanjutkan kembali proyek-proyek tersebut sehingga kemacetan di DKI Jakarta bisa diminimalisir,” kata Monisyah Ketua Seknas Jokowi Jabodetabek yang juga Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Seknas Jokowi ini, dalam keterangan persnya, di Jakarta, Selasa (10/1/2023).

Dikatakannya, gagasan meneruskan proyek-proyek ini patut diapresiasi. “Pengentasan kemacetan memang menjadi program unggul Pj Gubernur DKI bersama Kadis PU DKI. Dengan terurainya kemacetan, maka mobilitas masyarakat akan semakin baik dan tentunya akan mendukung geliat perekonomian di Ibu Kota,” ujar Monisyah.

Dirinya menyayangkan, yang harusnya proyek-proyek tersebut dijalankan oleh Gubernur terdahulu, ini malah tidak sama sekali. “Kita bisa melihat mana pemimpin yang benar-benar mau kerja untuk rakyat, mana yang cuma pencitraan saja,” tukasnya.

Terkait pemilihan 10 ruas jalan yang akan disambungkan, Monisyah meyakini, tentu sudah melalui analisa dan pengkajian yang komprehensif.

Ke-10 ruas jalan tersebut yakni:

Berikut 10 daftar lokasi pembuatan jalan tembus di Jakarta:

1. Jalan tembus Air Maya, Kebayoran Lama

2. Jalan tembus Penggilingan-Rajiman-Pulo Gadung

3. Jalan tembus Kelapa Gading Timur-Terminal Pulogadung (masuk dalam rencana 2023)

4. Jalan tembus Boulevard-Pegangsaan Dua

5. Jalan tembus Penggilingan Tol Cakung Cilincing Sejajar Tegangan Tinggi

6. Jalan tembus Dr Satrio-Perbanas

7. Jalan Waru (masuk dalam rencana 2023)

8. Jalan Seno – Masjid Al Makmur (masuk dalam rencana 2023)

9. Jalan tembus Bangun Cipta Sarana, Jalan Tembus Rusun Kelapa Gading – Boulevard Kelapa Gading (masuk dalam rencana 2023)

10. Jalan akses menuju Rusun Rawa Bebek (masuk dalam rencana 2023). (RN)