Michael Wattimena, SE., MM., Ketua Umum IMDI yang terpilih secara aklamasi

Jakarta, innews.co.id – Ketua Umum DPP Insan Muda Demokrat Indonesia (IMDI) Michael Wattimena yang merupakan sayap Partai Demokrat (PD) mengaku pernah diajak Jhoni Allen Marbun untuk mengkudeta partai berlambang bintang mercy tersebut.

“Saya kerap dikontak dan diajak bertemu Jhoni Allen Marbun. Bulan Januari, saya bertemu Jhoni Allen. Setelah pertemuan, Jhoni Allen menjanjikan dirinya bertemu dengan Moeldoko,” kata Michael dalam keterangannya, Selasa (2/1/2021).

Michael mengatakan, dalam pertemuan dengan Jhoni Allen dirinya diminta untuk mengkondisikan suara pimpinan DPD dan DPC untuk wilayah Indonesia Timur, yaitu Maluku dan Papua Barat. “Dalam pertemuan itu, kapasitas saya dinilai yang dapat mengkondisikan suara untuk Indonesia Timur, dan mungkin juga sebagai Ketua Umum DPP IMDI,” jelasnya.

Michael mengaku pada pertemuannya, Jhoni Allen menyebutkan bahwa Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak layak jadi pemimpin PD. AHY disebut gagal sebagai Ketum PD.

“Saya bilang barometer apa sehingga dikatakan AHY gagal memimpin PD. Saya bilang PD lagi bagus dan terus meningkat suaranya,” ujar Michael lagi.

Michael mengaku, di depan Jhoni Allen dia menegaskan, tetap setia dan solid kepada pimpinan AHY. “Yakin AHY dapat menjadikan PD lebih baik, tentunya menghargai Pak SBY sebagai guru politik dan guru bangsa,” ujarnya.

Ketika mendengar Jhoni Allen
menjelek-jelekkan Ketua Majelis Tinggi Partai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di ruang publik, Michael mengaku geram. “Saya menghargai Bung Jhoni Allen sebagai rekan dan senior namun seharusnya tidak baik berbicara seperti itu menjelek-jelekan Partai Demokrat dan juga Pak SBY,” tukasnya.

Michael meyakini gerakan yang dilakukan Jhoni Allen tidak perlu ditangapi berlebihan namun tetap diantisipasi. Terlebih sepengetahuan dirinya, gerakan tersebut sudah mempunyai sekretariat di Hotel Aston. (RN)