Narasumber diskusi dan pelatihan SETIA Jakarta dan UKI

Jakarta, innews.co.id – Kualitas pendidikan tinggi Kristen tetap harus menjadi perhatian di masa pandemi Covid-19 ini. Sebab, memasuki era globalisasi tidak bisa ditawar-tawar lagi.

Hal ini dikatakan Pdt. Dr. Dirk Roy Kolibu, M.Th., dalam Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah dan Publikasi di Bidang Pendidikan Agama Kristen Kepada Dosen dan Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta, yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (17/2/2021) lalu.

“Globalisasi dengan tren kehidupan yang ditawarkan menjadi tantangan tersendiri bagi gereja dan sekolah. Bahkan, menyebabkan krisis identitas dan penyimpangan sosial. Untuk itu, gereja dan sekolah Kristen perlu merenungkan dan mendiskusikan kembali kehidupan yang telah hilang dan bergeser,” kata Dirk Roy.

Dia menjelaskan, Pendidikan Tinggi Kristen saat ini masih terpanggil menjadi alat Tuhan untuk mendatangkan pembebasan, kepandaian, dan kesejahteraan di tengah gereja, sekolah, masyarakat, bangsa dan negara.

“Keterlibatan mahasiswa dan dosen dalam keberlangsungan proses belajar mengajar sangat penting, oleh sebab itu mereka perlu diperlengkapi dalam karya ilmiah dan publikasi,“ ujar Dr. Dirk Roy Kolibu.

Ada beberapa narasumber lain dalam diskusi yang dihadiri lebih dari 100 mahasiswa dan dosen ini, yakni Dr. Desi Sianipar, M.Th., yang menyampaikan materi tentang Pengetahuan tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan Prinsip-Prinsip penulisan Karya Ilmiah di Bidang Pendidian Agama Kristen (PAK). Kemudian ada Demsy Jura, MA., M.Th., M.Pd., menyampaikan materi tentang Pengetahuan tentang Teknik Penulisan Modul PAK di Sekolah.

Pelatihan ini juga dihadiri oleh Wakil Direktur Pascasarjana UKI, Dr. A Dan Kia, M.Th; Kaprodi Doktor Pendidikan Agama Kristen UKI, Dr. Demsy Jura, S.Th., MA., M.Th; Waket IV SETIA, Tony Salurante, M.Pd.K., MA; dan Ketua SETIA, Dr. Dyulius Thomas Bilo, M.Th.

Selanjutnya, pada 22 Februari 2021, tim PKM melakukan Bakti Sosial di GKSI Setia, dengan memberikan bantuan dalam bentuk beras dan mie instan untuk diberikan kepada jemaat di GKSI Setia. Kegiatan ini dihadiri Matheus Mangentang, selaku pendiri SETIA.

Pada kesempatan itu, Matheus Mangentang mantan Ketua SETIA Jakarta dan juga Dosen Luar Biasa ini mengapresiasi kerja sama dengan UKI. “Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Tim Pengabdian masyarakat UKI. Kami berharap kerja sama ini bisa terus berlangsung kedepannya,” ujar Matheus. (IN)