Relawan Seknas Ganjar Indonesia turut memeriahkan ulang tahun Ganjar Pranowo di Tugu Proklamasi, Jakarta, bersama ribuan relawan lainnya, Jumat, 28 Oktober 2022

Jakarta, innews.co.id – Sanksi teguran lisan yang diberikan PDI-P terhadap Ganjar Pranowo menjadi vitamin berharga untuk menaikkan elektabilitasnya. Suara relawan tidak akan pernah pupus untuk mendukungnya. Bahkan, bak istilah semakin dibabat semakin merambat.

“Keinginan mencalonkan Ganjar Praniwo sebagai Presiden RI ke-8 merupakan suara dari bawah. Dengan kata lain, sebagian rakyat yang menginginkannya,” kata Teddy Mulyadi Wakil Ketua Umum Seknas Ganjar Indonesia (SGI), dalam keterangan persnya, usai merayakan ulangtahun Gubernur Jawa Tengah tersebut, di Sekretariat SGI, di Jakarta Timur, Jum’at (28/10/2022) malam.

Pemberian santunan anak yatim piatu oleh Seknas Ganjar Indonesia, di Sekretariat SGI, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat, 28 November 2022 malam

Menurutnya, betul dukungan dari partai politik penting, namun perlu diingat, dalam menentukan pilihannya, parpol pun harus melihat sosok yang memang diingini oleh masyarakat. “Bagusnya Capres itu murni keinginan rakyat, bukan pilihan parpol semata,” kata Mulyadi.

Karenanya, ia menilai SGI tidak terpengaruh dengan sanksi yang diberikan oleh PDI-P terhadap Ganjar. “Justru bagi kami itu vitamin mujarab dan penambah keyakinan bahwa Ganjar adalah pilihan tepat untuk memimpin bangsa ini kedepannya. Pak Ganjar adalah figur terbaik setelah Pak Jokowi yang akan mampu membawa bangsa ini lebih baik lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Monisyah, Wakil Ketua Dewan Penasehat SGI dengan lugas mengatakan, rakyat yang menginginkan Ganjar untuk menjadi Presiden RI. “Tentu rakyat selama ini sudah menilai bahwa Ganjar adalah orang yang tepat untuk meneruskan program-program Presiden Jokowi. Karena keduanya dinilai senada seirama,” ungkapnya.

Bagi Monisyah, apa yang sudah diletakkan Jokowi selama kepemimpinannya adalah pondasi kebangsaan yang harus diteruskan. “Kalau calon lain belum tentu mau meneruskan legacy yang ditinggalkan Presiden Jokowi. Yang ada akan dirombak, sehingga bangsa ini kembali dari nol. Mau kapan majunya negara ini kalau begitu,” tandasnya.

Selain ikut tumpah ruah bersama relawan Ganjar lainnya di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, dalam ikut merayakan ulangtahun Ganjar Pranowo, SGI secara khusus memberi santunan kepada anak yatim-piatu di Sekretariat SGI. “Di ulang tahun Pak Ganjar, kami mau berbagi dengan anak yatim seraya mohon doa restu agar para relawan makin solid mendukung Pak Ganjar sebagai Capres di Pilpres 2024 nanti. Pilihan Capres terbaik di antara para calon yang baik itu ya Pak Ganjar Pranowo,” pungkas Monisyah. (RN)