Jakarta, innews.co.id – Dari total 256 karyawan yang terjangkit Covid-19 di PT Freeport Indonesia, sesuai data per 18 Juli 2020, 237 karyawan dinyatakan sembuh. Hal ini membuktikan protokol kesehatan dan penanganan medis terkait Covid-19 berjalan baik.

Dalam keterangannya, Rabu (23/9/2020) lalu, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas, mengatakan, pihaknya terus bekerja sama dengan International SOS tanpa kenal lelah, serta berkoordinasi dengan pemerintah untuk menyediakan penanganan medis terbaik yang dapat diberikan sesuai dengan prosedur mitigasi global Covid-19. “Kami bersyukur penanganan Covid-19 menunjukan hasil yang baik dan semakin banyak karyawan yang sembuh,” tandasnya.

Sejak Mei 2020, Freeport Indonesia telah menyediakan 50.000 alat rapid test juga alat PCR untuk memperluas jangkauan deteksi atau tracing untuk mengetahui dan segera melakukan tindakan medis apabila ada karyawan diketahui positif Covid-19.  

Selain menyiagakan penuh RS Freeport Tembagapura, PT Freeport Indonesia juga menyiagakan tiga barak isolasi bagi para karyawan yang terkena Covid-19.

Hingga kini, PT Freeport Indonesia telah mengalokasikan dana Rp 17 miliar untuk memitigasi dan menanggulangi dampak Covid-19 di kawasan Freeport Indonesia. Tak hanya melaksanakan tes terhadap 8.000 sampel dengan 2 alat PCR, Freeport juga menambah 60 tenaga medis, baik dokter maupun perawat untuk dapat menanggulangi Covid-19.

Dalam kunjungannya ke RS Freeport Tembagapura, Tony Wenas memberikan apresiasi atas kerja keras para tenaga medis tersebut. “Saya sempat berbicara langsung dengan dokter dan suster untuk apresiasi kerja keras mereka,” tukasnya. (RN)