Emanuel Mali Ketua Pengurus Wilayah (Pengwil) IPPAT Nusa Tenggara Timur (NTT)

Jakarta, innews.co.id – Terciptanya perdamaian, setelah hampir 3 tahun perseteruan di tubuh Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) berlangsung menjadi hal yang sangat dinanti-nantikan oleh para PPAT di seluruh Indonesia. Karenanya, tatkala perdamaian sudah di ujung titian, bila ada pihak-pihak yang coba ‘menggorengnya’ kembali, berarti orang itu memang tak mau berdamai.

Pesan ini secara lugas Emanuel Mali Ketua Pengurus Wilayah (Pengwil) IPPAT Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam pesan elektroniknya kepada innews, Senin (28/12/2020).

“Kami di NTT menyambut baik kesepakatan damai tersebut, sehingga kemelut di tubuh perkumpulan IPPAT dapat selesai. Dengan begitu, IPPAT dapat berperan maksimal dalam mengurus anggota-anggotanya,” ujar Emanuel penuh semangat.

Seruan perdamaian IPPAT

Secara jujur dia berujar, “Kongres Lanjutan atau Kongres Luar Biasa (KLB) itulah yang kami nantikan”.

Emanuel memastikan pihaknya siap mendukung dan mensukseskan kongres lanjutan tersebut. “Kapan diselenggarakan dan dimanapun kami siap mendukung dan menyukseskan,” tegasnya.

Dia menambahkan, pengurus Pengwil IPPAT sudah menyampaikan kepada rekan-rekan PPAT di NTT untuk mempersiapkan diri mengikuti kongres lanjutan dengan memilih salah satu dari dua orang Calon Ketum PP IPPAT tersebut. “Kami sudah siarkan di NTT mengenai agenda Kongres Lanjutan tersebut,” seru Emanuel lagi.

Tidak itu saja, sambung Emanuel, Pengwil-Pengwil semestinya lebih berperan aktif sebagai motor penggerak dalam penyelenggaraan kongres lanjutan, apalagi sebagai presidium nantinya.

“Pengwil-Pengwil yang tidak proaktif terhadap penyelenggaraan KLB patut dipertanyakan kecintaannya pada organisasi IPPAT,” tandasnya. Sebab, lanjutnya, suka atau tidakk suka, Ketua-Ketua Pengwil mestinya punya niat baik untuk sama-sama mengakhiri kemelut tersebut dan pilihannya adalah menyelenggarakan Kongres Lanjutan sebagaimana yang telah disepakati.

“Harus diingat bahwa Kongres Lanjutan tersebut juga telah direstui Menteri ATR/BPN yang adalah Pembina IPPAT,” tutupnya. (RN)