Pembangunan terowongan silahturahmi tengah berjalan

Jakarta, innews.co.id – Terowongan silaturahmi tidak hanya menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral Jakarta, tapi akan disambungkan hingga ke Gereja Immanuel Gambir.

Hal ini disampaikan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar. “Saat ini pembangunan terowongan dari Masjid Istiqlal ke Gereja Katedral sudah memasuki tahap akhir. Rencananya habis Lebaran akan diresmikan. “Setelah itu, nanti kami akan bangun lagi tembus ke Gambir, Gambir juga ada Gereja Immanuel, jadi dari Katedral pedestariannya nyambung dengan Gereja Immanuel,” terang Nasaruddin, beberapa waktu lalu.

Nasaruddin mengatakan, nantinya terowongan silaturahmi tersebut akan dihiasi beragam ornamen yang memberikan kesan toleransi kuat antar-umat beragama. Dirinya menargetkan, terowongan tersebut sudah bisa dilintasi baik oleh jemaah Masjid Istiqlal ataupun jemaat Gereja Katedral setelah Idul Fitri.

“Di situ mungkin ada ornamen-ornamen tertentu menjadi salah satu ikon di DKI Jakarta bahwa ada terowongan silahturahmi,” tambahnya.

Sebagai informasi terowongan silaturahmi ini dibangun bagian dari program revitalisasi Masjid Istiqlal yang pada tahap awal sudah rampung. Nantinya, terowongan silaturhami ini akan langsung menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral.

Mengingat, di setiap perayaan Hari Raya dan Ibadah besar lainnya, kedua tempat ibadah termegah di Jakarta ini kerap saling membantu. Satu hal yang hingga saat ini menjadi sorotan yakni, ketersediaan lahan parkir untuk para umat keduanya yang ingin melakukan ibadah.

“Kami dalam Hari Raya tertentu juga pinjam, misalnya Idul Fitri, Idul Adha kami dipinjamkan (Gereja Katedral) juga parkirnya. Ini kan toleransi lapangan parkir, satu cerminan yang sangat indah kan,” tukas Nasaruddin.

Dengan dibuatkannya terowongan silaturahmi ini, diyakini akan memudahkan para umat yang ingin melaksanakan ibadah di Hari Raya. Nantinya, jamaah bisa langsung melewati terowongan silaturahmi tersebut ketika memarkirkan kendaraan tanpa harus menyeberang jalan raya yang tinggi resiko kecelakaan. (IN)