Jayapura, innews.co.id – Pembatasan sosial diperluas dan diperketat (PSDD) di Papua diperpanjang hingga 4 Juni 2020. Menurut Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, pemberlakuan PSDD itu dilaksanakan mulai Kamis (21/5/2020), setelah sebelumnya rapat Forkopimda.

Keputusan perpanjangan PSDD setelah dilakukan evaluasi yang mengungkap jumlah warga positif Covid-19 di Papua terus meningkat. Saat ini tercatat 538 orang positif COVID-19 yang tersebar di 12 kabupaten dari 29 kabupaten dan kota yang ada di Papua.

“Terus meningkatnya jumlah warga yang positif diduga akibat belum maksimalnya penerapan social distancing dan physical distancing serta penggunaan masker di masyarakat,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Tidak itu saja, Tinal menegaskan, pihaknya akan memberlakukan sanksi bagi masyarakat yang melanggar penerapan PSDD di Papua. Ia meminta seluruh masyarakat menaati aturan penerapan PSDD.
                               
Wagub Papua mengatakan bentuk sanksi atas pelanggaran masih digodok. “Saat ini sudah terjadi penularan lokal sehingga masyarakat diminta benar-benar mengikuti anjuran terkait protokol penanganan Covid-19,” tegasnya. (RN)