Dr. Tintin Surtini Ketua Paguyuban Pejuang Wanita 1945, saat melakukan tabur bunga di makam Fatmawati Soekarno dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Rabu (10/11/2021)

Jakarta, innews.co.id – Sosok Fatmawati Soekarno tidak bisa dilepaskan dari perjalanan panjang bangsa Indonesia. Salah satu peran besar yang dimainkan selain dengan setia mendampingi Presiden Pertama RI Ir. Soekarno, Fatmawati dengan penuh ketelatenan menjahit bendera Sang Saka Merah Putih, yang dikibarkan pertama kali usai pembacaan detik-detik Proklamasi.

“Beliau berjasa besar dan merupakan sosok perempuan yang sangat luar biasa. Penting perannya untuk mewujudkan kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia,” ujar Dr. Tintin Surtini, SH., M.Kn., MH., saat berziarah dan tabur bunga ke makam Fatmawati bersama Keluarga Besar Wirawati Catur Panca, pada peringatan Hari Pahlawan tahun ini, Rabu (10/11/2021).

Tintin yang juga dikenal sebagai Ketua Paguyuban Pejuang Wanita 1945 ini menambahkan, “Jasanya harus dikenang, disebarluaskan kepada masyarakat yang belum mengetahui, khususnya generasi milenial. “Sejarah yang sangat penting bahwa bendera merah putih bisa berkibar karena ada peran dan jasa perempuan,” tutur Tintin yang menjabat sebagai Dewan Pakar IPPAT Pusat serta pengajar di beberapa Perguruan Tinggi ini kepada innews, Kamis (11/11/2021).

Dr. Tintin Surtini bersama Keluarga Besar Wirawati Catur Panca, melakukan ziarah ke Makam Fatima Soekarno, pada peringatan Hari Pahlawan tahun ini, Rabu (10/11/2021)

Tintin yang juga aktif sebagai saksi ahli dan narasumber di berbagai diskusi nasional ini menambahkan, generasi penerus harus mengetahui kemerdekaan Indonesia juga dikarenakan jasa dari perempuan Indonesia. Peran besar kaum perempuan saat merebut kemerdekaan tidak bisa dinafikan.

“Generasi milenial sebagai penerus bangsa harus memahami Pancasila, UUD 45, Merah Putih, dan Bhinneka Tunggal Ika. Itu semua karena berkat perjuangan para pahlawan,” tambah Tintin Surtini.

Dikatakannya, meski saat ini Indonesia tengah mengalami penurunan ekonomi lantaran pandemi Covid-19, namun ini juga dialami oleh seluruh negara di dunia. “Pancasila adalah solusi untuk mengatasi dan menghadapi tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia,” serunya lugas.

Dr. Tintin Surtini minta generasi muda menghargai pengorbanan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan

Dia menambahkan, sejak sebelum kemerdekaan hingga kini, kaum perempuan di Indonesia terus berjuang, baik untuk keluarga maupun dirinya sendiri. Pun Tintin melakoni perjuangan yang tidak ringan dalam perjalanan hidupnya. Lahir dari keluarga yang sederhana dengan kehidupan sulit dan serba terbatas, ia terus menerus berjuang untuk menjadi sosok perempuan yang berilmu, ahli di bidangnya, dan sukses.

Bagi Tintin, perjuangan kaum perempuan sangat luar biasa. Patut diteladani oleh segenap bangsa Indonesia, baik generasi kini maupun kelompok milenial. (RN)