Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan, dalam webinar Sosialisasi Program Inovasi dan Transformasi Digital, di Jakarta, Senin (5/10/2020)

Jakarta, innews.co.id – Kemampuan koperasi beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan yang ada tidak diragukan lagi. Harusnya hal itu juga terjadi ditengah kemajuan teknologi sekarang ini, apalagi di masa pandemi.

“Saat ini kita ‘dipaksa’ oleh pandemi, untuk menyesuaikan lebih cepat dan progresif”, kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan, dalam webinar Sosialisasi Program Inovasi dan Transformasi Digital, di Jakarta, Senin (5/10/2020).

Rully menjelaskan, transformasi yang dilakukan oleh koperasi dengan layanan digital, terutama dalan melayani anggota hingga berhubungan dengan mitra bisnis. Menurutnya, layanan digital menjadi alternatif satu-satunya untuk mewujudkan koperasi yang kuat dan memiliki daya saing koperasi.

“Digital layanan bagi para mitra dan anggota harus memiliki karakter yang berbeda. Karena layanan bagi anggota harus mampu menyajikan tingkat partisipasi anggota,” jelasnya.

Meskipun upaya tersebut bukan hal yang mudah diterapkan karena kondisi koperasi maupun anggota antar-daerah memiliki variasi yang tajam. “Namun dengan semangat kebersamaan kita bisa saling sharing, baik dari sisi teknis maupun implementasi. Pemerintah bisa menjadi mediator dan fasilitator yang menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah dengan melakukan transformasi digital serta inovasi di lingkungan koperasi. Kebersamaan dan sharing informasi menjadi mudah saat ini lagi-lagi karena dukungan teknologi informasi,” urainya.

Ditambahkannya, transformasi digital harus dilakukan suka dan tidak suka. Inovasi menjadi sangat penting. Koperasi harus jadi bagian penting perjalanan sejarah.

Dikatakannya, KemenkopUKM akan mengakomodasi kebutuhan dan mendukung koperasi. Apalagi dalam Undang-Undang Cipta Kerja, koperasi masuk dalam klaster UMKM yang ditugasi untuk turut mendinamisasi usaha-usaha yang dilakukan oleh masyarakat. Rully berharap hal tersebut dapat memotivasi dan memberikan inspirasi yang berbeda dibanding di masa lalu yaitu membuat koperasi kuat dan berdaya saing dengan dukungan pemerintah yang bernuansa pemberdayaan.

Lebih dari itu, Staf Khusus MenkopUKM Fiki C Satari mengatakan, koperasi di Indonesia harus bertransformasi dengan perubahan zaman. Menurutnya perubahan harus dimulai hari ini, untuk menjadi bagian dari sejarah. (RN)