Rektor Universitas Krisnadwipayana (Unkris) Dr. Ir Ayub Muktiono M.SIP., CIQaR., saat engikuti Rapat Paripurna di Kantor DPRD Kota Bekasi

Bekasi, innews.co.id – Dua agenda penting menjadi pembahasan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi, Jumat (24/12/2021), yakni, rancangan Perda retribusi persetujuan bangunan gedung dan rancangan Perda retribusi tenaga asing.

“Dalam konsep pembangunan kita mengenal adanya pentahelix, yakni, menyatukan lima unsur menjadi satu kekuatan, meliputi pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha, dan media,” kata Rektor Universitas Krisnadwipayana (Unkris) Dr. Ir Ayub Muktiono M.SIP., CIQaR., yang juga mengikuti Rapat Paripurna tersebut.

Menurutnya, keterlibatan akademisi dalam pembangunan wilayah sangat penting dan strategis. Karena akademisi memiliki kekuatan pengetahuan (knowledge power) untuk menjadikan proses pembangunan kota atau wilayah menjadi lebih baik.

“Kaum akademisi dapat menghadirkan ilmu pengetahuan dan inovasi sehingga proses pembangunan bisa dilakukan lebih efektif, efisien dan bermanfaat,” tuturnya.

Sejauh ini, Rektor mengaku, Unkris telah banyak memberi masukan kepada Pemerintah Kota Bekasi dalam hal pembangunan kota, terutama penyusunan rancangan Perda retribusi persetujuan pembangunan gedung dimana Unkris menerjunkan dosen dan mahasiswa dari Fakultas Teknik.

“Hari ini, rancangan Perda tersebut masuk dalam tahapan rapat paripurna untuk bisa disahkan menjadi Perda, dan kami ikut mengawalnya,” katanya.

Tak hanya itu, Unkris juga terlibat dalam berbagai pembahasan khususnya menyangkut persetujuan pembangunan gedung. Pembangunan gedung harus memperhatikan standar, posisi, dan estetika serta dampaknya bagi lingkungan sekitar. Selain itu juga perlu memperhatikan aspek pendapatan agar setiap pembangunan gedung berkontribusi terhadap APBD Kota Bekasi.

“Retribusi perizinan mendirikan bangunan menjadi salah satu sumber APBD yang dapat dimanfaatkan untuk pembiayaan pembangunan Kota Bekasi,” tukasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono yang hadir dalam rapat paripurna tersebut mengapresiasi dan berterimakasih kepada Unkris yang sudah memberikan banyak masukan untuk pembangunan Kota Bekasi.

Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman J. Putro tersebut mencatat sejumlah masukan antara lain, bahwa penyusunan Raperda harus ditujukan untuk meningkatkan PAD Kota Bekasi. Selain itu, disepakati pembangunan akan dilanjutkan dan peran pesantren akan lebih dioptimalkan.

Untuk program pembangunan tahun 2022-2023, Pemkot Bekasi perlu melakukan konsolidasi daya beli dan ekonomi masyarakat, perlunya pelayanan yang lebih baik terhadap masyarakat, dan perlunya dibangun sistem perencanaan dengan melibatkan masyarakat mulai dari tingkat kelurahan. (IN)