Kementerian Dalam Negeri RI

Jakarta, innews.co.id – Pasca diperiksa kepolisian, kabarnya Anies Baswedan bakal diberi sanksi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) karena dianggap lalai terhadap protokol kesehatan dengan membiarkan kerumunan massa saat resepsi pernikahan anak Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Dalam jumpa pers di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (17/11/ 2020), Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal mengatakan, pihaknya menunggu klarifikasi dari kepolisian.

Dia enggan mengatakan apa sanksi yang dapat diterima Anies akibat dugaan kelalaiannya itu. Namun, dia mengatakan Kemendagri paling tinggi memberikan sanksi tertulis kepada kepala daerah yang lalai terhadap protokol kesehatan.

“Jangan diarah-arahkan untuk memberi sanksi ya. Masih berproses. Tapi data yang kita kemukakan tadi ada 82 (kepala daerah) sudah diberi teguran tertulis,” tuturnya.

Kerumunan massa FPI juga terjadi di kawasan Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Namun, Safrizal belum mengetahui secara pasti apakah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan dipanggil polisi terkait pelanggaran protokol kesehatan itu.

“Saya tidak tau apakah (Ridwan Kamil) ikut dipanggil kepolisian, kami belum tahu karena itu ranahnya kepolisian,” ujarnya.

Dugaan pidana terkait protokol kesehatan dalam resepsi pernikahan anak Rizieq Shihab, diulik kepolisian. Penyelidikan dimulai dengan mengklarifikasi hal tersebut pada pemerintah daerah, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Penyelidikan itu untuk menjawab satu hal, ada atau tidak ada pidananya,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (17/11/2020).
 
Tubagus mengatakan penyelidikan memakan waktu dua hingga tiga hari. Ada sembilan saksi yang diperiksa dari elemen penyelenggara negara. (BY)