Pengurus DPP KMDT di Unika Santo Thomas, Sabtu (12/9/2020)

Medan, innews.co.id – Guna mendorong terwujudnya Danau Toba sebagai destinasi wisata mendunia di era Jokowi, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) menjalin sinergi dengan sejumlah pemimpin gereja di Sumatera Utara, melalui penandatanganan nota kesepahaman kerjasama yang ditandatangani secara bersama di Medan, Sabtu (12/9/2020).

Para pemimpin gereja yang ikut serta antara lain, Ephorus HKBP, Uskup Agung Medan, Ketua Umum Gereja Pentakosta Indonesia, Ephorus HKI, Ketua Umum Moderamen GBKP, dan Ephorus GKPS.

Edison Manurung Ketum DPP KMDT bersama Uskup Agung Medan

Dalam nota kesepahaman tersebut dikatakan, kedua belah pihak sepakat mendukung pengembangan Danau Toba menjadi destinasi wisata mendunia. Juga mendukung program dan rekomendasi Kaldera Toba sebagai anggota Unesco Global Geopark.

Lainnya, pihak gereja mendukung dan siap mensosialisasikan kerjasama ini sampai ke tingkat grass root (jemaat) di gereja masing-masing.

Disepakati pula, kedua belah pihak bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan hidup wisata Kawasan Danau Toba. Serta melakukan edukasi dan pemberdayaan masyarakat di kawasan Danau Toba berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal dan karakter rohani Kristiani.

Suasana penandatangan MoU antara DPP KMDT bersama Uskup Agung Medan, Sabtu (12/9/2020)

“Nota kesepahaman ini sebagai bukti komitmen KMDT dan para pemimpin gereja dalam mengawal pengembangan Danau Toba menjadi destinasi wisata kelas dunia,” kata Edison kepada innews, Sabtu (12/9/2020).

Dia menambahkan, dengan kerja sama ini, maka warga bisa lebih termotivasi untuk ikut mendukung pengemambangan Kawasan Danau Toba.

Disebutkan, nota kesepahaman ini berlaku hingga 4 tahun kedepan dan akan dievaluasi setiap tahunnya, serta dapat diperpanjang kembali. (RN)