Yance Mote Sekretaris Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi Papua

Jayapura, innews.co.id – Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Provinsi Papua harus berjalan elegan, sehingga akan lahir pemimpin yang benar-benar bisa membangun Papua.

Harapan ini disampaikan Yance Mote Sekretaris Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi Papua dalam keterangannya kepada innews, Sabtu (25/7/2020).

“Musda harus dilakukan dengan cara yang elegan. Jangan dipakai cara-cara preman, memaksakan segala sesuatu demi tujuan tertentu. Kita di Papua juga punya harkat dan martabat sebagai pengusaha,” tegas Yance.

Dalam pandangannya, disinyalir ada persengkongkolan dan upaya-upaya untuk menggagalkan tampilnya pengusaha asli Papua untuk memimpin Hipmi Papua.

“Mempersiapkan pengusaha asli Papua untuk menjadi pimpinan Ketua BPD Hipmi Papua adalah janji ketua sekarang. Saya berharap ini bisa terealisasi dan tidak menjadi penipuan publik,” kata Yance.

Lebih jauh Yance mengatakan, pendaftaran calon ketua selama 1 bulan. Sesuai peraturan organisasi (PO), setelah pendaftaran 1 bulan ditutup, langsung dilaksanakan Musda. “Pembukaan pendaftaran sudah dimulai di masa pandemi Covid-19. Jadi, kalau ada penundaan pelaksanaan Musda, maka tidak ada alasan karena korona,” serunya.

Yance mengkritisi sikap panitia Steering Committee (SC) yang dinilai tidak bisa membijaki berbagai persoalan. Itu berarti sama dengan bersekongkol melanggar PO. “Ini Papua! Mari kita selesaikan dengan cara bijaksana,” pungkas Yance. (RN)