Jakarta, innews.co.id – Salah satu agenda penting yang harus mendapat perhatian pengurus Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) periode 2024–2029, adalah pelestarian budaya.
“Melestarikan budaya adalah bagian dari merawat kekayaan bangsa yang telah dimiliki turun temurun,” kata Hj. Ir. Dewi Arimbi Soeharto Alamsjah, Pengurus IKPNI Bidang Pelestarian Budaya, dalam keterangan persnya, di Jakarta, hari ini.

Menurut putri Pahlawan Nasional Dr. H. Soeharto, yang juga dokter pribadi Soekarno ini, melestarikan budaya merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.
“Kita patut bersyukur dianugerahi bermacam budaya dan adat. Satu daerah dengan daerah lainnya memiliki budaya yang berbeda. Itu merupakan kekayaan yang harus terus dilestarikan,” ungkapnya.
Dirinya mengaku miris bila mendengar ada negara lain yang mengakui budaya Nusantara. “Kita tidak boleh lengah dan membiarkan budaya kita diakui oleh negara lain,” tegas Owner Arimbi Pejaten Suite di bilangan Jakarta Selatan ini.

Karenanya, melalui IKPNI, Arimbi ingin mendorong pelestarian budaya dan adat istiadat Nusantara. “Para pahlawan kita juga ingin agar budaya Nusantara tetap lestari. Itu juga menjadi perjuangan IKPNI,” tukasnya.
Nantinya, bidang pelestarian budaya IKPNI akan membuat program-program terkait upaya mendorong pelestarian budaya, tidak saja bagi IKPNI, tapi utamanya pada masyarakat dan generasi muda.

“Kita ingin budaya warisan nenek moyang kita bisa terus bertahan selama Indonesia ada,” pungkasnya. (RN)








































