Jakarta, innews.co.id – Meraih 23 dari 24 suara, Prof Jamaluddin Jompa kembali terpilih menjadi Rektor Universitas Hasanuddin, Makassar, periode 2026-2030, dalam pemilihan yang berlangsung siang ini di Kampus Unhas, Jakarta.
“Saya berterima kasih kepada para kandidat lainnya yang telah ikut berkontestasi. Ini semua diluar dugaan saya. Namun saya yakin, apa yang telah saya lakukan di periode pertama menjadi tolak ukur terpilihnya kembali saya,” kata Prof Jamaluddin Jompa, kepada awak media, usai pemilihan.
Ditanya soal fokus, Rektor terpilih menjelaskan, lulusan Unhas harus bisa menjadi solusi buat bangsa, bukan menjadi masalah karena tidak bekerja.
Salah satu yang dipersiapkan adalah menjadikan lulusan enterpreneur, melalui penyediaan layanan perbankan dan tempat latihan bagi mereka yang ingin berkarir di luar negeri.
“Unhas memiliki bank dan perusahaan sendiri yang memungkinkan lulusan siap bekerja dan menjadi pengusaha. Melalui P3MI (Migrant Service Center) di Unhas, lulusan dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan kerja di luar negeri,” jelasnya.
Tahun ini, ditargetkan ada 300 lulusan Unhas yang akan bekerja di luar negeri yakni Jepang dan Turki.
Demikian juga upaya menjadikan Unhas masuk dalam World Class University (WCU), Prof Jamaluddin menegaskan, berbagai upaya perbaikan akan terus dilakukan untuk menuju kearah sana.
“WCU bukan saja sekadar menambah nilai, tapi juga melakukan pembenahan di sektor-sektor lain, sehingga bisa masuk 500 besar dunia secara bertahap,” tukasnya.
Ditambahkannnya, Unhas menjadi universitas di luar Pulau Jawa yang paling siap masuk jajaran WCU.
Di sisi lain, Prof Andi Pangerang Moenta, Ketua Dewan Profesor Unhas 2022-2026 menilai, pemilihan Rektor berjalan baik dan demokratis.
“Mungkin pemilihan pada akademisi berbeda dengan parpol. Suasana begitu sejuk,” ucapnya.
Kedepan, Unhas harus bisa bersaing di Indonesia, paling tidak masuk 5-10 besar di Indonesia. Demikian juga di level global akan semakin baik lagi peringkatnya. (RN)









































