Jakarta, innews.co.id – Pemerintah Provinsi Lampung bersama Amazon Web Services (AWS) dan didukung oleh Westcon-Comstor (mitra distributor AWS), mengadakan pelatihan berbasis artificial intelligence (AI).
Pelatihan yang dilakukan sejak 3 Oktober ini diikuti oleh 164 peserta, terdiri dari 32 Aparatur Sipil Negara (ASN), 51 mahasiswa lintas universitas di Lampung, 44 tenaga pendidik, dan 37 peserta dari latar belakang umum, termasuk kelompok tani hortikultura, pengawas sekolah, penggiat literasi, konsultan, P3K, dan profesional.
“Saya mengapresiasi pelatihan ini bersama AWS dan Westcon. Terima kasih telah berbagi pengetahuan, teknologi, dan pengalaman global,” kata Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dalam keterangan persnya, Rabu (7/1/2026).
Menurutnya, kolaborasi seperti inilah yang dibutuhkan agar Lampung tidak hanya mengejar ketertinggalan, tetapi menjadi bagian dari arus utama inovasi digital nasional.

“Semoga dengan bekal pelatihan ini, SDM Lampung mampu melahirkan solusi-solusi cerdas yang berdampak nyata bagi masyarakat di desa,” harapnya.
Disajikan materi pelatihan antara lain, pengenalan teknologi cloud computing, pengenalan terhadap generative AI dan praktik pembuatan aplikasi menggunakan PartyRock.
Dipilih 25 peserta untuk mendapatkan pelatihan lanjutan sesi instructor-led training ‘AI Essentials on AWS’ yang dilatih langsung oleh pakar dari AWS. Sekitar 10 peserta terbaik akan mendapatkan kesempatan untuk melakukan ujian sertifikasi AWS “AI Practitioner Foundational”.
Para peserta diarahkan membuat aplikasi berbasis AI menggunakan PartyRock untuk memecahkan permasalahan seputar Desa di provinsi Lampung. Dihasilkan 41 aplikasi dari peserta pelatihan, yang dinilai oleh Dewan Juri yang berasal dari Pemprov Lampung, AWS dan Yayasan Sagasitas Indonesia sebagai delivery partner untuk dipilih sebagai aplikasi terbaik.

Terpilih 3 orang sebagai pembuat aplikasi terbaik yakni:
- AI Aqua Guard (Sistem deteksi dini kualitas air untuk daerah tambak) oleh Brilian Amanat Taqwa, S.Pi
- Agri Desa Go AI (Asisten pintar pertanian desa yang menggabungkan kearifan lokal dan teknologi modern untuk membantu petani meningkatkan produktivitas) oleh Gani Sancahyo
- Fitrah Learn (Platfrom edukasi berbasis AI untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang melatih berpikir kritis dan memetakan gaya berpikir anak) oleh Farah Qotrunnada
Secara langsung, Gubernur Lampung menyerahkan piala dan penghargaan kepada pemenang, di Ruang Rapat Utama Gubernur Lampung.
Teknologi diharapkan menjadi solusi bagi tantangan yang kita hadapi,” kata Head of Training & Certification, AWS Indonesia Yashinta Bahana.
Dijelaskan, pelatihan tersebut bertujuan untuk memberdayakan talenta lokal dan mendorong inovasi yang mendukung pembangunan daerah.
“Ini adalah bukti komitmen AWS untuk mendemokratisasi akses terhadap pendidikan dan teknologi cloud computing serta generative AI,” tukasnya.
Dari pelatihan ini, nampak bahwa talenta di daerah memiliki potensi besar yang dapat berkembang pesat jika diberikan fasilitas dan pelatihan berstandar dunia.
Aplikasi berbasis AI yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi solusi bagi permasalahan di desa, meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Provinsi Lampung. (RN)












































