Jakarta, innews.co.id – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani, didaulat menjadi Chairwoman United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP) Sustainable Business Network, dalam UN Asia Pasific Business Forum, di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (10/4/2025).
Sebelumnya, CEO Sintesa Group ini menjadi sebagai Vice Chair UNESCAP SBN.

“Betul, saya diberikan kepercayaan menjadi Chair UN ESCAP Sustainable Business Network yang baru. Ini merupakan sebuah kehormatan besar,” kata Shinta, dalam keterangan persnya, Sabtu (12/4/2025).
Dengan memimpin para pelaku usaha di kawasan Asia Pasifik, kata Shinta, tentu dirinya akan berkontribusi lebih, terutama untuk menyatukan langkah dan memperkuat pembangunan berkelanjutan.

Pasca terpilih, sambungnya, tugas pertama ialah membuka forum Asia-Pacific Business Forum (APBF) serta meluncurkan Kuala Lumpur Business Leader Declaration, yang merupakan bentuk komitmen para pemimpin bisnis di kawasan untuk mendorong keberlanjutan serta memperkuat kemitraan dalam mewujudkan Asia Pacific Green Deal for Business.
“Semoga amanah baru ini membuka lebih banyak jalan bagi kolaborasi nyata sektor usaha dalam mencapai dunia yang lebih berkelanjutan,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Shinta juga menerima penghargaan “Asia Pacific Outstanding Woman Leader Award”, yang diserahkan langsung oleh Wakil Perdana Menteri Malaysia Dato’ Sri Fadillah Yusof, disaksikan oleh Under Secretary General PBB dan Executive Secretary UN ESCAP Armida Alisjahbana, serta begitu banyak pemimpin bisnis dari berbagai sektor.
“Terima kasih untuk penghargaan ini. Saya merasa tersanjung,” tutur Shinta.

UNESBN beranggotakan para eksekutif dan perwakilan bisnis terkemuka di berbagai industri dan sektor dari seluruh kawasan Asia-Pasifik. Jaringan Bisnis Berkelanjutan ESCAP (ESBN) dibentuk untuk mendorong bisnis dalam bekerja menuju Agenda Berkelanjutan 2030 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terkait. (RN)













































