Jakarta, innews.co.id – Pembangunan ekonomi bangsa harus berjalan beriringan. Tidak hanya kota saja atau desa saja, tapi keduanya harus bersinergi dan berkolaborasi sehingga mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.
“Pertumbuhan ekonomi nasional harus didasari pada pembangunan ekonomi yang berkeadilan,” kata Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta, Diana Dewi, dalam pernyataan resminya, usai bertemu dengan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Indonesia, Ahmad Riza Patria, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Bagi Diana, pembangunan ekonomi yang berkeadilan tidak bisa bertumpu pada kota saja. Sebab, justru desa menyimpan begitu banyak potensi yang dapat menjadi kekuatan nyata dalam menopang ekonomi nasional, mulai dari sumber daya alam, beragam produk lokal, hingga kearifan budaya yang bernilai tinggi.
“Potensi desa tidak bisa dipandang sebelah mata. Justru kekayaan yang dimiliki desa seringkali dimanfaatkan oleh kota secara tidak bertanggung jawab. Sehingga warga desa tetap miskin karena potensinya ‘dibawa’ ke kota,” seru Founder Toko Daging Nusantara ini.
Dikatakannya, dirinya bersama Wamen Desa dan PDT sepakat bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar penguatan ekonomi desa dapat terwujud secara konkrit dan berkelanjutan.
“Kita harus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan terjadi di desa sehingga kesejahteraan warganya semakin baik lagi,” harap Diana Dewi.
Dirinya melihat komitmen Pemerintahan yang dipimpin Prabowo Subianto begitu kuat untuk membangun desa dan daerah tertinggal. “Kita berharap semakin berkurang daerah-daerah tertinggal di Indonesia dan tercipta pemerataan pembangunan antara kota dengan desa,” tukasnya.
Kadin DKI Jakarta, sambung Diana Dewi, siap mendukung dan siap berkolaborasi dengan program Kementerian Desa dan PDT guna menciptakan harmonisasi pertumbuhan ekonomi secara nasional. (RN)













































