Jakarta, innews.co.id – Pertanian bukan hanya soal sektor hulu, tetapi pondasi penting yang memastikan stabilitas pasokan, pengendalian inflasi pangan, dan peluang hilirisasi yang bisa menggerakkan ekonomi daerah.
Hal tersebut dikatakan Bendahara Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Diana Dewi, di Jakarta, Kamis (4/12/2025).
Diana menilai kemitraan antara pemerintah, pelaku agribisnis, dan industri menjadi sangat krusial untuk memperkuat ekosistem pangan Indonesia.

Karenanya, ruang kolaborasi harus semakin dibuka lebar, terkait modernisasi proses produksi, peningkatan kualitas hasil panen, hingga jalur distribusi yang lebih efisien agar nilai tambahnya benar-benar dirasakan di seluruh rantai usaha.
“Tanpa kolaborasi dan kesamaan visi, rasanya sulit kita untuk mencapai tujuan bersama,” imbuh Founder Suri Jaya Nusantara ini.
Dirinya menegaskan, para petani Indonesia adalah bagian penting di bangsa ini dan merupakan pahlawan-pahlawan pangan tanpa tanda jasa.
Saat ini, lanjutnya, kemandirian pangan menjadi salah satu target pemerintahan Prabowo-Gibran. Upaya ke arah sana sudah dimulai. HKTI memiliki peran strategis untuk mendukung kebijakan tersebut.
“Mari kita bangun sektor pertanian menjadi lebih kuat lagi menuju swasembada dan kemandirian pangan,” seru Diana Dewi. (RN)













































