Jakarta, innews.co.id – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Majelis Ulama Indonesia (MUI), di Hotel Grand Sahid Jaya, Kamis (12/2/2026), merupakan forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta menetapkan arah program kerja MUI di tingkat pusat hingga daerah.
“Ada sejumlah hal yang dibahas dalam Mukernas ini, baik isu-isu keorganisasian untuk kemajuan organisasi dan masyarakat dan program kerja atau rencana kegiatan prioritas masing-masing komisi dan lembaga di MUI untuk tahun 2026,” kata Bendahara MUI, Hj. Diana Dewi, SE., dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Dikatakannya, forum tersebut mendiskusikan bagaimana peran ulama dan pemangku kebijakan bisa semakin terintegrasi, tidak hanya dalam ranah keagamaan, tetapi juga dalam pemberdayaan ekonomi umat.
“Dalam forum ini, digarisbawahi pentingnya sinergi antara nilai-nilai keagamaan dan langkah-langkah nyata yang memperkuat kesejahteraan masyarakat, termasuk kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah kerja yang relevan bagi umat,” jelas Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta ini.

Baginya, Mukernas ini juga merupakan bentuk konsolidasi organisasi MUI dari pusat sampai daerah, terjadi tukar pikiran, dan kesepakatan untuk menyusun keputusan Mukernas baik di bidang keorganisasian maupun program kerja.

Diana Dewi berharap semoga rangkaian pembahasan ini bukan hanya berhenti di ruang rapat, tetapi benar-benar memberi dampak positif, memperkuat ukhuwah, memberi ruang bagi kemaslahatan umat, dan menguatkan ekonomi di sektor yang paling membutuhkan dukungan. (RN)









































