Jakarta, innews.co.id – Paskah memiliki makna mendalam. Sebuah refleksi dari apa yang telah dijalani dan harapan akan kehidupan selanjutnya untuk lebih baik lagi.
“Paskah merupakan bukti nyata cinta kasih Allah kepada manusia, dengan mengaruniakan anaknya yang tunggal Yesus Kristus untuk memperbaiki hubungan yang telah rusak oleh karena dosa. Yesus telah menyerahkan nyawanya dan mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia,” kata Ketua Harian Badan Interaksi Sosial Masyarakat (BISMA)–wadah kerukunan umat beragama di Indonesia, Dr. John N. Palinggi, MM., MBA., di Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Di satu sisi, Paskah merupakan refleksi sekaligus pengakuan bahwa kita ini orang berdosa yang butuh diselamatkan. Dengan begitu melahirkan kesadaran dalam diri kita untuk meninggalkan perilaku yang buruk.
“Paskah merupakan transisi hidup dari kegelapan menuju terang,” serunya.
John Palinggi mengatakan, kematian-Nya memberi harapan bagi umat manusia untuk hidup lebih baik lagi.
“Paskah adalah momen untuk mematikan manusia lama dengan segala dosa-dosanya dan menjadi manusia baru. Paskah adalah kesempatan bagi umat Kristiani (Kristen dan Katolik) untuk berikrar serta sadar meninggalkan kelakuan, sifat, dan karakter yang buruk dan mengenakan manusia baru yang selaras dengan ajaran-ajaran Ilahi,” jelas pemilik APEC Business Travel Card, yaitu bebas visa di 19 negara di Asia Pasifik ini.
Dia mengatakan “pembersihan” diri dari dosa-dosa itu sejatinya ada di setiap agama. Hal itu menandakan pentingnya upaya perbaikan diri untuk menjadi lebih baik.
Menurutnya, sifat-sifat manusia lama seperti suka mencaci, dendam, iri hati, pesimis, kurang disiplin, merendahkan orang lain, sombong, arogan, dan sebagainya, harus dirubah. Sementara manusia baru selalu taat hukum, tidak korupsi, hidup disiplin, memanusiakan sesama, rendah hati, berperilaku sopan, dan lainnya.
“Manusia baru itu selalu memelihara hatinya karena dari situlah terpancar kehidupan,” imbuh tokoh lintas agama yang juga dikenal sebagai pengamat militer dan sosial kemasyarakatan ini.
Baginya, manusia baru selalu membawa sukacita dan kasih bagi sesamanya. Ajaran Kristiani tegas mengatakan, selain mengasihi Tuhan Allah, kita juga harus mengasihi sesama manusia. Itu bicara hubungan yang baik harus terjalin dalam kehidupan ini.
Solidaritas
Lebih jauh Ketua Umum Asosiasi Mediator Indonesia (Amindo) ini mengatakan, Paskah juga memiliki makna penguatan solidaritas dan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan, sebagai wujud iman.
“Cahaya iman Kristiani harus muncul sesudah Paskah ini. Kalau belum, artinya tidak memaknai Paskah sebagai jalan kehidupan untuk merubah menjadi lebih baik. Sia-sialah iman kalau kita tidak peduli dengan kesengsaraan orang lain. Kasihi semua manusia, tanpa melihat suku, agama, status sosial, dan latar belakang,” tegas Ketua Umum Asosiasi Rekanan Pengadaan Barang dan Distributor Indonesia (ARDIN) ini.
Ditegaskannya, iman Kristiani tidak boleh hipokrit. Melainkan lahir dari ketulusan dan kebersihan hati, baik kepada Allah maupun sesama.
Iman kuat
John Palinggi menambahkan, memiliki iman dan keyakinan yang kuat di agama masing-masing merupakan hakikat kehidupan yang sesungguhnya. Hal tersebut juga memperkuat kita dalam menghadapi kondisi global yang saat ini dibayang-bayangi oleh resesi.
“Resesi harus dilihat secara positif dan optimis. Sebab, hidup manusia sendiri, mulai dari lahir sampai meninggal juga diwarnai dengan suka dan duka. Jangan langsung pesimis, apalagi menyerah menghadapi resesi,” pintanya.
Dikatakannya, resesi merupakan filter kehidupan, bukan ancaman. “Untuk bertahan dalam menghadapi resesi, kita harus memelihara hati dan menjaga perilaku. Kalau langsung putus asa, artinya dia tidak memiliki iman yang kuat terhadap Tuhan,” ujarnya.
John Palinggi mengucapkan, “Selamat merayakan hari kemenangan dan kebangkitan Yesus Kristus dan juga menjadi pondasi utama dari iman Kristiani. Semoga dengan merayakan Paskah, memberi kesadaran bagi umat Kristiani agar kedepan menjadi cahaya bagi sesama manusia serta terang dan garam bagi bangsa dan negara”. (RN)












































