Jakarta, innews.co.id – Sampah masih menjadi masalah yang belum ada solusinya di Jakarta hingga kini.
Kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Hal tersebut dikatakan Aldi Imam Wibowo, Ketua Umum Forum Corporate Social Responsibility (CSR) DKI Jakarta, usai mengikuti peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2026, di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.
“Banjir, pencemaran dan lingkungan yang rusak tidak datang dengan tiba-tiba. Bisa jadi karena kebiasaan kecil yang kita anggap sepele yakni, membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Menurutnya, masalah sampah begitu kompleks, tidak hanya di Jakarta, tapi juga di sejumlah wilayah lainnya.
Dirinya mendukung keberadaan Bank Sampah yang coba digalakkan Pemerintah Provinsi Jakarta bersama swasta.
“Melalui Gerakan 1 RW 1 Bank Sampah yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jakarta, kiranya bisa menjadi solusi meminimalisir masalah sampah,” ujar Aldi.
Seperti dilakukan di Kelurahan Cipinang Melayu. Acara tersebut dihadiri oleh Deputi Bidang PPKL KLH/BPLH Dr. Rasio Ridho Sani, Direktur CCEP Indonesia Lucia Karina, Ketua Umum Forum CSR Jakarta Aldi Imam Wibowo, serta para pemangku kepentingan dan elemen masyarakat.
Diakuinya, permasalahan sampah telah menjadi krisis lingkungan yang nyata. “Melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat akan tercipta sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” imbuhnya.
Pihaknya juga mendorong pemilahan sampah dari sumbernya, dimulai dari rumah tangga.
Aldi mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengatasi masalah sampah. “Bersama, kita wujudkan Jakarta yang lebih bersih, sehat, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan, dengan tidak membuang sampah dengan sembarangan,” serunya. (RN)













































