Jakarta, innews.co.id – Bergabungnya Indonesia dalam komunitas internasional BRICS (Brasil, Rusia, India, China, dan South Africa), memberi peluang bagi kaum perempuan untuk berkiprah di level global.
“Diterimanya Indonesia menjadi anggota BRICS merupakan sebuah pengakuan atas posisi strategis Indonesia dan negara-negara Selatan Global yang menjadi mitra penting dalam mendorong kerangka tata kelola global yang lebih inklusif,” kata Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), Nannie Hadi Tjahjanto, dalam keterangan persnya, usai diskusi bersama BRICS Civil Council, di Jakarta, beberapa hari lalu.

Nannie menjelaskan, dengan keikutsertaan Indonesia dalam BRICS, tentu memberi peluang untuk menyelaraskan prioritas domestiknya, seperti ketahanan pangan, energi, dan pengembangan sumber daya manusia.
“Begitu pun perempuan Indonesia bisa memanfaatkan momentum ini untuk tampil di level internasional,” ujarnya.
Dijelaskan, KOWANI terus menghimbau para anggotanya untuk memperkuat peran masyarakat sipil, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga bekerja sama dengan organisasi internasional seperti International Council of Women (ICW), ACWO, CSW, dan lainnya dengan fokus pada bidang pendidikan, kesehatan, budaya, kepemimpinan, lingkungan hidup, pemberdayaan ekonomi, dan perlindungan terhadap kekerasan.

“KOWANI mendukung penuh keterlibatan Indonesia dalam BRICS dan siap terlibat aktif dalam pemberdayaan perempuan dengan ikut serta memperlengkapi kapasitas dan kapabilitas perempuan Indonesia agar dapat bersaing di level global,” tukasnya.
Dirinya juga mengajak para organisasi perempuan untuk proaktif dalam mendorong kemajuan anggotanya. “Mari kita memperkaya tujuan bersama demi masa depan yang lebih baik,” pungkas Ketum KOWANI. (RN)










































