Jakarta, innews.co.id – Selama dua hari berturut-turut, 14-15 September 2025, para pengurus Perempuan Khonghucu Indonesia (Perkhin) menggelar berbagai acara perayaan ulang tahun ke-23.
Puncaknya, sebagai ungkapan syukur diadakan sembahyang dan doa di Klenteng Kong Miao, TMII, Jakarta, Senin (15/9/2025), yang dihadiri oleh Xs. Budi Santoso Tanuwibowo (Ketum Matakin), Ws. Budi Suniarto (Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan dan Pelayanan Umat Matakin & Pengawas Perkhin), para Penasihat, Pengawas, mantan Ketua dan Wakil Ketua Perkhin, jajaran DPP Perkhin dan panitia bakti sosial.

Sebelumnya, diadakan baksos di Litang Teluk Naga, Tangerang, Banten, yang meliputi, cek kesehatan gratis, pengobatan pranic healing, pemberian kacamata baca, pengobatan akupuntur, pemberian sembako, pakaian layak pakai, gunting rambut, bingkisan untuk anak-anak dan minuman yakult. Tercatat, ada 300 penerima bantuan terdiri dari warga sekitar, termasuk umat MAKIN Teluk Naga.
Peringatan ulang tahun kali ini mengusung tema “Memupuk Cinta Kasih, Membangun Kepedulian Terhadap Sesama”.
“Kita bersyukur peringatan ulang tahun Perkhin ke-23 bisa berjalan baik dan memberi manfaat bagi banyak orang,” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkhin Suryani, dalam keterangan persnya, di Jakarta, Selasa (16/9/2025).

Dijelaskan, langgam langkah Perkhin semakin nyata, baik kedalam maupun keluar. Pun Perkhin kian melebar ke berbagai wilayah.
“Puji syukur saat ini sudah terbentuk kepengurusan Perkhin dari tingkat provinsi yakni, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Jambi dan Bangka Belitung,. Begitu juga ke sejumlah kabupaten/kota dan cabang di seantero Indonesia,” terangnya.

Perkhin juga secara aktif menjalin kerjasama dengan lembaga pemerintahan, organisasi perempuan lintas iman dan organisasi kemasyarakatan lainnya.
Diakuinya, tantangan utama yang dihadapi adalah sumber daya manusia yang masih kurang dan keterbatasan dana sehingga program-program Perkhin masih belum maksimal terimplementasikan, terutama di daerah-daerah.

Meski begitu, Suryani berharap, Perkhin mampu berkontribusi secara aktif dan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat luas.
“Di internal, saya berharap perempuan Khonghucu dapat saling mendukung serta bergerak bersama membangun sinergi untuk mendorong kemajuan Perkhin dan agama Khonghucu di Indonesia,” tukasnya. (RN)









































