Penandatanganan kerja sama Smesco dengan PT Kimia Farma Tbk

Jakarta, innews.co.id – Sinergitas dalam membantu usaha kecil dan menengah (UKM) di sektor ritel kian diperkuat dengan penandatanganan kerja sama (PKS) antara Smesco dengan PT Kimia Farma Tbk. Ini juga sebagai tindak lanjut dari MoU antara Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dengan Menteri BUMN Erick Thohir tentang sinergi membantu UKM di sektor ritel.

Kerja sama yang dilakukan terkait membangun pemasaran produk herbal dan spa UKM. “Saya berharap sinergi ini dapat dimanfaatkan pelaku UKM di tanah air untuk mendapatkan akses pemasaran yang lebih luas. Sehingga, skala ekonominya lebih efisien dan menjadi katalisator perekonomian Indonesia,” kata Teten, pada acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pembentukan kerja sama dalam pengembangan koperasi dan UKM, antara Smesco Indonesia dengan PT Kimia Farma Tbk, di Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Dikatakannya, kerja sama ini sangat penting bagi para UKM karena kualitas produk UKM sudah sangat baik. Hal ini salah satu alasan Kimia Farma bersedia memasarkan produk UKM. “Momentum ini juga menunjukkan komitmen BUMN dalam mendampingi dan membantu para UKM,” ujar Teten lagi.

Dia menambahkan, BUMN dapat menjadi lokomotif UKM, menjadi pendamping, agregator, dan offtaker produk-produk UMKM. Apalagi, saat ini, Kimia Farma sudah memiliki 1.300 gerai apotik di berbagai daerah yang dapat menjadi jalur pemasaran strategis bagi UKM.

Selain dengan Kimia Farma, KemenkopUKM juga telah bekerja sama dengan beberapa BUMN dalam pendampingan UMKM, seperti Bank Himbara dalam pembiayaan UMKM, BGR dalam mengembangan warung pangan, PT KAI dalam menyediakan dukungan logistik, PT Pertamina dalam pemberdayaan UKM bidang energi, hingga PT Angkasa Pura dalam pendampingan UMKM.

“Saya mengajak BUMN untuk terus bersinergi bersama pemerintah guna mendorong UMKM dapat bertahan dan bertumbuh menghadapi tantangan ekonomi di masa pandemi. Mari kita tingkatkan konsumsi terhadap produk-produk UKM negeri ini,” seru MenkopUKM. (RN)