AHY saat membuka sekaligus mengisi sesi pertama Seminar Online Emerging Leaders Academy yang diselenggarakan oleh The International Republican Institute (IRI), Selasa (19/1/2021).

Jakarta, innews.co.id – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan tiga hal penting yang sejatinya dilakukan anak muda Indonesia di masa pandemi ini yakni, berani bersuara, melakukan aksi nyata, dan membangun sinergi, kolaborasi, dan kerja sama.

Hal ini disampaikannya saat membuka sekaligus mengisi sesi pertama Seminar Online Emerging Leaders Academy yang diselenggarakan oleh The International Republican Institute (IRI), Selasa (19/1/2021). Dengan tema “Masa Depan Demokrasi dan Globalisasi di Tengah Pandemi”, AHY memaparkan peran penting generasi muda.

AHY mengajak anak muda untuk berani bersuara tetapi tetap bertanggung jawab. “Mari kita berani bersuara. Saya ulangi, berani bersuara. Speak out, tentu dengan tetap bertanggung jawab. Jangan diam. Memang sering kali ada yang bilang silent is golden, tetapi dalam isu-isu kebangsaan, dalam situasi yang kritis apalagi menentukan nasib dan masa depan kita semua, anak-anak muda Indonesia harus berani bersikap dan bersuara,” seru AHY.

Dia menambahkan, ketika ada hal yang dianggap tidak baik, kita harus kritis. Bukankah itu kekuatan anak muda? Bukan nyinyir, bukan hanya menghujat, tetapi kritis dengan solusi.

Kedua, mau melakukan aksi nyata. “Aksi nyata yang dimaksud ini menjadi kekuatan yang tidak bisa digantikan oleh kata-kata semata. Action speaks louder than works. Sering kita dengarkan itu, bahwa boleh kita bersuara lantang tadi baik di parlemen, di media massa, di media online, di warung-warung kopi, boleh kita bersuara lantang, tetapi jangan berhenti hanya pada gagasan, harus ada aksi nyata,” jelasnya.

Dia meyakini, dengan melakukan sesuatu, perubahan baru bisa kita lakukan. Jangan hanya berhenti pada kalimat-kalimat yang retorika, tetapi harus diikuti dengan real action.

Ketiga, AHY menekankan pentingnya sinergi, kolaborasi, dan kerja sama. “Bangsa Indonesia adalah bangsa yang super majemuk, dengan berbagai macam identitas, perbedaan cara pandang dan juga keyakinan masing-masing. Perlu ada semangat keberagaman, kerja sama, dan juga sinergi kolaborasi diantara kita semuanya,” tukas AHY.

Dikatakannya, “Indonesia adalah negara yang besar, dan kalau manusianya, terutama sumber daya manusia mudanya benar-benar bersatu dan mewujudkan segala kemajuan, insya Allah, Indonesia bisa menjadi Indonesia yang kita cita-citakan bersama, yaitu Indonesia Emas 2045”.

Seminar ini dihadiri oleh generasi-generasi muda lintas partai politik, mulai dari Partai Demokrat, Golkar, Nasdem, PKB, dan PSI serta generasi muda perwakilan dari Aceh hingga Papua. Juga dihadiri oleh Indonesia Program Manager IRI Kerkan Wignyawinata, Sekjen PKB Muhammad Hasannudin Wahid, dan Irma Suryani Partai Nasdem. (RN)